badge

Coworking Space dan Hotel Murah di Bali: Paduan untuk Pelesiran yang Produktif


Mayoritas pengunjung Bali memang masih berorientasi liburan. Akan tetapi, Bali tidak lagi hanya dijadikan sebagai destinasi wisata hura-hura. Kini, tidak sedikit pula wisatawan yang datang ke Bali berbekal dua niat sekaligus: bekerja dan berpelesir.

Digital Nomad

Source: Steven Zwerink - flickr.com

Secara sederhana, digital nomad didefinisikan sebagai orang-orang yang tidak menetap di suatu tempat untuk bekerja. Mereka bisa berwisata sekaligus bekerja pada saat yang bersamaan. Digital nomad bisa bekerja di mana saja. Untuk melakukannya, mereka hanya perlu mengandalkan teknologi digital. Syaratnya? Internet.

Anda bisa dengan mudah menemukan digital nomad di Bali dari berbagai penjuru dunia. Keindahan Bali yang tidak perlu diragukan merupakan salah satu alasannya. Ketika ada kesempatan untuk bekerja sekaligus berselancar, berjemur, pergi ke desa adat, dan mengunjungi museum dan cagar budaya, mengapa harus disia-siakan?

Digital nomad biasanya berada di suatu tempat dengan rentang waktu tertentu. Mereka juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk mengeksplorasi wilayah yang dikunjungi. Jika Anda seorang digital nomad atau ingin merasakan sensasi ala digital nomad, manfaatkan pula layanan hotel murah di Bali sebagai salah satu solusinya.

Coworking Space di Bali

Source: Amy MacKinnon - flickr.com

Bali juga semakin banyak menghadirkan coworking space untuk memfasilitasi para digital nomad. Di coworking space, selain melakukan pekerjaan sendiri, Anda juga akan bertemu dengan banyak pekerja lainnya. Anda bisa berbagi gagasan dan pengalaman—bahkan tidak mustahil Anda bisa menemukan rekan untuk menjalin sebuah bisnis. 

Setiap coworking space selain menyediakan ruang bagi Anda untuk bekerja juga memiliki kegiatan rutin. Workshop, webminar, bahkan startup weekend pun menjadi agenda. Nah, jika Anda ingin merasakan pengalaman bekerja di coworking space di Bali, berikut ini adalah beberapa referensinya.

       Hubud
Coworking space ini adalah coworking space pertama di Bali. Hub in Ubud alias Hubud didirikan oleh tiga ekspatriat bernama John Alderson, Peter Wall, dan Steve Munroe di lahan yang persis berada di depan tempat wisata yang wajib dikunjungi di Ubud, Monkey Forest. Bangunannya berada di lantai atas dan tidak mencolok. Papan kayu bertuliskan HUBUD dengan cat warna putih itu pun tidak diletakkan di tempat yang terlalu mencolok mata, bahkan sedikit tertutup oleh pohon.

Akan tetapi, coworking space ini sudah cukup dikenal di kalangan digital nomad. Jumlah anggota Hubud hingga kini telah mencapai angka 1.492 dan berasal dari 71 negara. Oleh karena itu, Anda tidak perlu kaget ketika menemukan nyaris seluruh pengunjung Hubud adalah warga negara asing.

Desain Hubud juga sangat nyaman dan natural. Coworking space ini mengusung konsep ruang terbuka yang dikelilingi taman dan pemandangan langsung ke hamparan sawah. Dinding, fondasi, atap, dan lantai ruangan semua dibuat serba bambu dan kayu, sehingga menimbulkan suasana yang sejuk dan nyaman.

       Kumpul
Coworking space yang satu ini lokasinya berada di Sanur, wilayah dengan pantainya yang terkenal apik untuk menikmati matahari terbit. Dibandingkan dengan Hubud, jumlah orang Indonesia yang akan Anda temukan di sini lebih banyak. Kumpul merupakan bagian dari Rumah Sanur, sebuah creative hub yang terletak di Jalan Danau Poso, Sanur.

Pendiri coworking space yang kini semakin banyak berkolaborasi dengan pemerintah dan startup lokal ini adalah sepasang suami istri, yakni Dennis dan Faye Allund. Ide didirikannya Kumpul sudah ada sejak lama, jauh sebelum istilah coworking space dikenal dan mulai dijadikan sebagai bisnis. Dennis dan Faye ingin membuat sebuah ruang yang memungkinkan orang-orang bekerja secara independen namun bersama-sama. Dan dari situlah nama Kumpul kemudian diambil.

       Dojo
Anda pencinta selancar dan tetap harus bekerja? Singgahlah di Canggu lebih lama dan jadikan Dojo sebagai ruang Anda bekerja untuk beberapa saat. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari Echo Beach dan dikelilingi oleh berbagai kafe apik dan kedai kopi yang menarik. 

Jika Hubud memilih konsep ruang terbuka dengan bambu dan kayu sebagai material utama bangunan dan Kumpul memilih konsep ruangan yang dibuat senyaman mungkin sehingga menimbulkan kesan homey, lain pula halnya dengan Dojo. Sesuai dengan lingkungan di sekitarnya, Dojo membuat nuansa di dalamnya seakan-akan seperti di pantai tropis. Bagian terbaiknya, Anda juga bisa berenang di sela-sela menyelesaikan pekerjaan di kolam yang tersedia di coworking space ini.

       Lineup Hub
Wilayah Seminyak adalah tempat wisata di Bali yang sudah cukup menggaung jauh namanya mengikuti Kuta. Kini, hanya berjarak sekitar lima kilometer dari Pantai Seminyak, Anda sudah sampai di kantor permanen Anda, Lineup Hub. Lokasinya berada di Jalan Sunset Road yang juga menyediakan banyak penginapan untuk Anda tempati. 

Lineup Hub menampilkan kesan interior yang playful dengan berbagai pilihan furnitur yang penuh warna dan menarik. Anda bisa menyelesaikan urusan Anda di sini sembari berdiskusi dengan anggota atau pengunjung lainnya. Atau ketika Anda merasa lelah dan jengah, Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas PlayStation 4 yang tersedia di sini.


Tidak sedikit digital nomad, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang tinggal di Bali cukup lama. Banyaknya hotel murah di Bali juga semakin mempermudah kebutuhan mereka di sisi akomodasi. Jika Anda juga ingin mencicipi sedikit kehidupan ala digital nomad dengan bujet yang lebih hemat, klik di sini untuk mengecek berbagai pilihan dan memesan hotel murah di Bali.

10 comments:

  1. Bisa ya orang konsentrasi kerja di Bali, keknya gw ga bisa deh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. gw seringgg 'terpaksa' kerja sih tepatnya, hahaha...bikin proposal di pinggir pantai jg pernaaahh, kesian yaa

      Delete
  2. jaman seakrang, mau kerja dimana aja bisa ya...

    ReplyDelete
  3. Sekarang kerja bisa dimana saja yaaa, yang penting internet berjaya

    ReplyDelete
  4. kalau ada internet kuenceeengg dimana aja bisa sih, tapi kalau di tempatin di tempat enak kyk di bali gini sih saya bisa ngak mau pulang-pulang heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang kalo tempatnya terlalu nyaman malah ngantuk ya, hahaha

      Delete
  5. Pingiiin deh, sesekali ngerasain posting blog di tepi pantai Bali hihihi
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Boleh kok komen apa aja, nanya apa aja, curcol jg boleh. Minta di blogwalk jg boleh. Yang ga boleh itu pasang link ke website jualan ya. Tolong punya etika, jangan numpang iklan gratisan.

Spam komen link jualan = Delete.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Booking.com
Gadgets By Spice Up Your Blog