badge

Nostalgia masa kecil di Museum Doraemon (Fujiko F. Fujio Museum)



Aku ingin begini .... Aku ingin begitu
Ingin ini itu banyak sekali
Semua semua semua.... Dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan......dengan kantong ajaib
Aku ingin terbang bebas.....Di angkasa
Hei… baling baling bambu
La… la… la….Aku sayang sekali…
Doraemon…
Siapa yang ngga tahu deh lirik lagu OST TV kartun Doraemon ini? hahaha..
Doraemon memang fenomenal banget, buat generasi yang gede ditahun 90-an pasti setiap hari Minggu pagi sudah duduk manis depan TV jam 8 pagi nungguin Doraemon muncul di RCTI, hahaha. Sewaktu masih kecil, saya sebenernya kurang suka film kartun kecuali Doraemon, Kobochan dan The Simpsons, yang saya selalu tunggu di tipi.

Sehabis makan siang di Tsukiji Market, agenda kita berikutnya adalah ke Museum Fujiko F. Fujio yang lebih ngetop dengan sebutan Museum Doraemon. Dari museum inilah saya baru ngeh kalau Fujiko Fujio ini sebenarnya awalnya merupakan adalah duo komikus manga terkenal yang bernama asli Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko, mereka berpartner hingga tahun 1987, dimana Fujimoto yang kemudian seterusnya menggunakan nama populer Fujiko F. Fujio yang terkenal seantero Jepang dan dunia dengan karya-karya komiknya seperti Doraemon tentunya, juga Esper Mami, Tebukuro Tetsu-Chan dan masih banyak lagi.

Membeli Tiket Masuk Museum Doraemon 
Untuk mengunjungi Museum Doraemon ini seperti halnya Studio Ghibli, tidak bisa langsung datang kesana dan membeli tiketnya. Namun kita harus membeli dulu beberapa hari sebelumnya di Lawson (di Jepang ya, kalo yang di Jakarta mah ngga ada) di mesin Loppi. Cara membelinya cukup sulit karena mesinnya menggunakan bahasa Jepang, kalau males nanya petugas di lawson, bisa nyontek cara membeli tiket Museum Doraemon di laman ini
Tiket Museum Fujiko F. Fujio aka. Museum Doraemon.
Sebaiknya belinya dihari pertama kali mendarat di Jepang aja kalau memang tidak punya saudara atau teman di Jepang yang bisa bantu membelikan sebelumnya, soalnya tiketnya cepat habis, sama deh kayak tiket ke Studio Ghibli. Padahal harga tiket masuk ke Museum Doraemon ini cukup mahal loh, yaitu JPY 1000 per orang dewasa, JPY 500 untuk anak diatas usia 3 tahun (dibawah itu masih gratis).

Saat membeli tiket Museum Doraemon ini kita harus memilih waktu kunjungan termasuk tanggal dan jam pastinya, karena kunjungan ke Museum Doraemon ini dibatasi sehari 4 kloter waktu yaitu kloter jam10.00, 12.00, 14.00 dan 16.00 setiap harinya, tadinya saya inginnya pagi aja jam 10 ternyata yang tersisa di hari yang kita inginkan cuma di jam 16.00 aja, ya sudahlah daripada ngga ada.

Cara menuju Museum Doraemon dari Tokyo
Lokasinya cukup terjangkau menggunakan kereta dari Tokyo, dari Tokyo station rute kita adalah menuju Noborito Station.

Tokyo Station - Musashi-Kosugi (dengan JR Yososuka Line arah Yokohama - termasuk dalam JR Pass, kalau punya) - Noborito (ganti kereta dengan JR Nambu Line Local arah Tachikawa).

Total perjalanan sekitar 45 menit, mungkin 1 jam karena kita sempet nyasar salah turun stasiun.
Dengan rute tersebut, biayanya sekitar JPY 470 per orang jika tanpa JR Pass.

Turun di stasiun Noborito langsung keluar aja ada halte tempat menunggu shuttle bis yang dicat warna warni dengan gambar Doraemon en the gank (ala Disney gitu lah), sekali jalan tarifnya JPY 210 per orang Dewasa (anak-anak JPY 110) hingga depan Museum Doraemon.
Shuttle bus ke museum Doraemon yang warna warni
Kalau mau menghemat JPY 210 itu tadi, pilihan lain bisa juga jalan kaki asalkan turunnya di stasiun Mukougaoka Yuen (jika menggunakan Odakyu Line) atau turun di Shuku-Gawara (jika menggunakan JR Nambu line), dari kedua stasiun itu jika jalan kaki menuju Museum Doraemon bisa sekitar 15 menitan. Kalau tante sih manja ya, mendingan naik bis aja deh...

Kita sampai di Museum Doraemon ini agak kecepatan 40 menit, jadi ngisi waktu dengan makanin cemilan yang dibeli di Lawson (cemilannya berupa Onigiri, hahaha kelaperan bok abis dingin sih), terus foto-foto di seberang Museum ada sungai yang pagarnya dihiasi dengan karakter film Doraemon. Plus masih norak lihat pohon Sakura yang berjejeran di pinggir sungai kecil itu.
Ngabisin waktu dengan foto-foto depan museum.
Ada apa aja di dalam Museum Doraemon?
Walaupun namanya sebenernya bukan Museum Doraemon ya, tapi memang karakter Doraemon dan teman-temannya yang jadi highlight di museum ini.
Detil bangunan di Museum Doraemon ini menarik banget deh..semua pakai karakter Doraemon
Menjelang waktu kloter masuk kita, oleh mbak-mbak penjaga museum yang bajunya lucu banget itu kita kan diminta berbaris antri terus begitu masuk ruangan dikasih video orientasi sedikit mengenai museum, termasuk apa yang boleh dilakukan dan tidak. Termasuk juga kita akan dapet Audio guide yang gratis dipinjamkan selama kita di Museum Doraemon ini, mintalah yang bahasa Inggris ya, karena mereka ngga punya yang bahasa Jawa :)


Museum Fujiko F. Fujio ini terbagi beberapa bagian yaitu :
-- Exhibition room , dimana disini kita bisa melihat banyak sekali karya Fujiko F Fujio, semua karakter dan komik yang pernah diciptakan, termasuk juga bagaimana proses kreatif yang terjadi mulai dari pertama kali dia menggambar komik hingga sampai difilmkan berupa animasi. Disini tidak boleh motret loh ya, banyak kamera sekuritinya dan petugasnya juga keliatan ketat ngeliatin para pengunjung.
-- Ruang Theater, seperti namanya, disini kita bisa nonton pemutaran film Doraemon yang tidak pernah diputar dimanapun selain di museum ini. Durasinya mungkin cuma 20-30 menit, tapi karena menggunakan bahasa Jepang dan dengan kejamnya ngga ada dong teks subtitle bahasa Inggris sama sekali, kok ya bisa-bisanya saya sempet ketiduran lho ada kali 10 menitan...ZZZzzzz
Siap-siap mau nonton Doraemon lagiii..
--- Ruang Manga Reading, bentuknya kayak perpustakaan mini di taman kanak-kanak, jadi ada jejeran lemari yang berisikan komik-komik karya Fujiko, bisa kita baca sambil duduk maupun rebahan disini. Karena semua komiknya pakai bahasa Jepang ya saya cuma numpang duduk aja. Oiya mulai dari ruang ini kita boleh foto-foto sana sini.
Playroom dan Reading room
--- Playroom, disini ada beberapa permainan yang bisa dicoba anak-anak, saya ngga paham sih namanya apa aja.
--- Kafetaria, seperti namanya ya pastinya kita bisa pesen makan, terutama mungkin yang penasaran dengan kue Dorayaki yang jadi cemilan favorit Doraemon.

--- Taman belakang yang dilengkapi dengan berbagai atribut khas yang sering muncul di film Doraemon, seperti Pintu Kemana Saja yang sangat terkenal itu, lalu ada tumpukan gorong-gorong tempat Giant, Suneo, Shizuka, Nobita dan Doraemon sering nongkrong, ada juga patung-patung karakter lainnya. Pokoknya area ini paling sering di foto dan paling rame lah buat pengunjung museum ini.
Berbagai Patung karakter ciptaan Fujiko F. Fujio di taman belakang.
Pintu Kemana Saja yang terkenal itu.
--- Toko Souvenir, terakhir sebelum keluar dari Museum, kita akan 'digoda' dengan toko ini yang menjual tentunya segala pernak pernik karakter Doraemon dan kawan-kawan. Alhamdulillah karena naik Air Asia dan cuma beli bagasi 20 Kg buat berdua, semangat belanja saya menurun drastis, walaupun sempet tergoda pengen beli T-Shirt yang model dan warnanya persis seperti yang dipakai Giant lho, harganya cukup menggigit yaitu JPY 2200, untuk saya langsung sadar diri...hahaha



Tips mengunjungi Museum Doraemon
Seperti biasa, saya suka songong ngasi tips-tips walaupun sebenernya cuma baru sekali ke suatu tempat, hehehe.

1. Datanglah tepat waktu, kalau bisa paling tidak 10 menit sebelum waktu kloter tiket yang kita beli. Maksimum kita bisa masuk adalah 30 menit dari waktu yang tertera di tiket kita.
2. Buat yang punya tenaga lebih dan kaki yang ngga osteoporosis, mendingan dari stasiun ke Museum ini jalan kaki aja, karena banyak patung karakter dari film Doraemon di sepanjang jalan yang bisa difoto-fotoin.
3. Kalau punya waktu dan uang lebih, makan aja di kafe museumnya ini, menu di kafetaria museum ini cukup menarik dan kayaknya enak dan yang pasti bentuknya lucu-lucu sangat Instagramable.
4. Beli tiket masuknya dari jauh-jauh hari, atau titip temen yang mau ke Jepang duluan, atau jika ada kenalan di Jepang sih lebih baik ya. Hanya saja setiap 1x pembelian maksimum untuk 6 orang saja.
5. Tidak ada tempat parkir mobil, sangat disarankan naik transportasi umum aja.

Foto bareng Dorami dan Q-Taro Ghost, karakter lain ciptaan Fujiko Fujio
Museum Fujiko F. Fujio
2-chome 8-1 Nagao, Tama-ku, Kawasaki-City, Kanagawa Prefecture, 214-0023
Waktu buka : 10 AM - 6 PM
Harga tiket Museum Doraemon:
-- Dewasa  : JPY 1000
-- Anak sekolah (SMP dan SMA) : JPY 700
-- Anak kecil diatas 3 tahun : JPY 500
-- Anak dibawah 3 tahun : Gratis.
Tiket Museum Doraemon ini tidak bisa dibelin di Museumnya dan hanya bisa dibeli di Lawson (di Jepang) di mesin Loppi.



Tulisan lainnya terkait perjalanan ke Jepang ini :

Nantikan postingan tentang Trip ke Jepang kita ya berikutnya, harap sabar karena suka males sortir foto buat di blog tapi foto-fotonya ada juga kok di IG +Traveling Cows atau Twitter eyke @vayastra ..yang kadang isinya emang random :)

30 comments:

  1. Yaoliii kakak kamu nonton doremon waktu kecil, old school sekalih hahaha *ngga nyadar umur* itu lucu2 amat di musium doremon.. lope lope kayaknya lebih menarik daripada si gundam XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha pdhl dirimu pasti dulu nonton jg kaaannn.
      iya memang lebih cute museum doraemon inih

      Delete
  2. lucu banget museum doraemon nya... :)

    ReplyDelete
  3. Klao museum sinchan ada ngak sech ?? aku lho suka banget ama sincha haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iihh iyaa..kok gw lupa ya sama sinchan pdhl itu fave gw jugaaak...sayangnya ga nemu sih waktu disana...munkin ada yah

      Delete
  4. sedih banget kemaren ke Tokyo gak jadi ke museum ini gegara abang-abang Lawson-nya gak ngerti gimana cara ngoperasiin Loppi. Grrrr.....bahkan dia ga tau Fujiko museum apaan, begitu ditunjukin gambar doraemon baru dia tau, tapi tetep ga bisa cara belinya gimana. hadehhhh........nyesel gak screenshot langkah2 beli tiketnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iihh salah pilih abang Lawson tuuuh...pilihnya yg ganteng makanya #lho
      yaah sayang bgt pdhl di web-nya ada lohh

      Delete
  5. Yampuuuuunn mauuuuuk banget kesini mbaaa, mupeng :(
    Btw outfitmu kece deh, pink2 gitu kayak Shizuka hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiii ditaa, iyaa must go banget kalo ke Japun.
      hehehe thank u... emang ceritanya mau nyamar jadi shizuka #lha

      Delete
  6. Var...ini infonya aku catet ah... aku udh janjiin ama si kecil, bakal ajak dia ke rumah doraemon, pas ultah ke 5... artinya 2 thn lg.hahahah.. nabung dulu bok, mihil bgt kesana... apalagi maminya inikan mw wisata rollercoaster ;p Untung si kecil mau nunggu 2 thn, walo aku g yakin dia ngerti 2 thn itu artinya masih agak lama ;p hihihi... secara dia pecinta berat doraemon ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya gapapa boo, nabung 2 taun biar puasss mainnya disana, plus Raya udah gedean kan bisa lebih ngerti diajak kesana kemarinya juga..enak sih ya ada tumpangan gretong sodara disana, hahahaa

      Delete
  7. doraemonnn i loveee! sampe skrg masih kagum imajinasinya pengarang doraemon.. pdhal udah dari puluhan taun yang lalu ya.. tp baca komik/ntn filmnya sampe skrg masih gak outdated (perasaanku)
    btw lucu itu pintu kemana aja ngepink terus tas sama topimu bisa matching gitu hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya doraemon juara deh menembus jamannya ya..hahaha aposeh.
      btw iya itu pdhl ga sengaja loh bisa mecing gitu sama pintu Doraemon ya outfit gueh..hihihi..pdhl gw ga terlalu demen pink loh

      Delete
  8. Hi mbaaa

    Mau nanya, kira-kira ngabisin brapa lama ya di museumnya? 2-3 jam ada kah?

    Makasihhh sebelumnyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Phiee..ada bener kok 2-3 jam sbnrnya tgantung kita aja mw brp lama

      Delete
  9. Pas ke sana lagi rame ndk mbak? aku ke sana pas weekend rame banget hahhahaa. Mau foto aja antri makan apa lagi.. nyerah deh k tmpt gini pas weekend.
    btw salam kenal ya mbak hehhehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi herlina..salam kenal jg ya..nakasi dah mampir dan komen dsini ya.
      Kita kesana lg hari biasa tapi rame jg kok...hari rabu/kamis klo ga salah deh

      Delete
  10. mba saya mau nanya donk, beli tiket museumnya bisa di semua lawson yg ada mesin loopinya ya?

    gk harus yang di kawasaki??

    thanks before

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bisa di semua lawson yg ada mesin loppi nya.
      Saya beli di airport Haneda

      Delete
  11. Mba, saya mau nanya dong, emangnya gak bisa ya beli di lawson pas hari H-1 atau hari H?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau di hari H atau H1-1 saat mau dibeli tiketnya itu masih tersedia ya bisa aja, masalahnya kan itu rame banget yg mau kesana, jadi belum tentu bisa beli karena sudah tidak ada jatah di hari itu.

      Delete
  12. Mbaa, kalau dari st. Noborito ke museum kan bisa pake shuttle bus. Nah kalau dari museum ke st. Noborito bisa ga kalau pake shuttle bus? Kalau bisa pembelian tiketnya dimana? Terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seinget saya bisa karena kita balik lg jg naik bis itu dpn museumnya. Byrnya ya diatas bus pake pasmo

      Delete
  13. Kalau ga punya pasmo bisa pake cash kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau cash harus uang pas, kalo ga salah sih gitu ya, lup lup ing

      Delete
  14. Kak aku hari pertama kan di osaka,, kalo di lawson osaka bisa ga sih belinya??? Thanks info,, ke tokyo nya hari ke 4 ama 5 doang,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa kali ya, saya gak nyoba sih kalo dari kota lain gimana

      Delete
  15. Kak, kalau di dalam museum, di batasi ga waktunya? Max brp lama didalam? Thanks before 😊

    ReplyDelete

Boleh kok komen apa aja, nanya apa aja, curcol jg boleh. Minta di blogwalk jg boleh. Yang ga boleh itu pasang link ke website jualan ya. Tolong punya etika, jangan numpang iklan gratisan.

Spam komen link jualan = Delete.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Booking.com
Gadgets By Spice Up Your Blog