badge

Cara Mengurus Visa ke Jepang

Sebenarnya cara mengurus visa ke Jepang menurut saya bisa dibilang susah-susah gampang. Oiya visa Jepang yang saya bahas disini adalah Visa untuk kunjungan wisata atas biaya sendiri, tanpa kenalan saudara/teman di Jepang, bukan untuk urusan bisnis ataupun visa turis dengan undangan kenalan/saudara/teman di Jepang.

Setelah maju mundur ke Jepang dari bertahun-tahun yang lalu, Insya Allah tahun ini dengan persiapan ngebut karena sempet labil, akhirnya kami jadi juga ke Jepang. Sebenernya 3 tahun yang lalu saya sudah pernah posting hal serupa karena tadinya kita mau berangkat juga ke Jepang tapi terus ngga jadi karena gagal berangkat soalnya biasalah, work over holiday...kasian deh.

Pengajuan visa kunjungan wisata ke Jepang tetap harus dilakukan apabila bukan pemegang e-paspor. Apa bedanya paspor biasa dengan e-paspor? bedanya adalah kalau e-paspor tuh udah ada chip-nya di sampul depan paspor hijau. Dengan e-paspor memang kunjungan ke Jepang bisa bebas visa selama maksimal 15 hari. Berhubung ngga punya e-paspor, jadi kita tetep harus mengurus visa ke Jepang secara manual.

Wiken minggu lalu saya sibuk menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk mengurus visa ke Jepang ini. Apa saja yang harus disiapkan ?. Untuk visa kunjungan wisata ke Jepang pun ada beberapa macam.  Bisa dilihat sebenernya di websitenya Kedubes Jepang untuk Indonesia. Jadi pastikan pilih jenis visa yang sesuai dengan keadaan kita, karena formulir dan dokumen yang harus disertakan juga berbeda.

Kita mengajukan visa kunjungan wisata atas biaya sendiri, karena kondisi kita:
- Memang pergi atas biaya sendiri, bukan hadiah apapun atau atas tanggungan siapapun, apalagi kantor..huu boro-boro.
- Pergi tanpa tour agent, kita atur sendiri semuanya perjalanan kesana.
- Tidak punya kenalan teman atau keluarga apapun di Jepang.
- Murni cuma buat jalan-jalan bukan sembari kuliah, kursus, bisnis atau apapun.
Persyaratan dan cara mengurus Visa kunjungan wisata atas biaya sendiri ke Jepang 
sebenarnya lumayan mudah kalau dibandingkan dengan pengurusan untuk visa Amerika. Yang agak repot sebenarnya adalah kita harus membuat itinerari dahulu sebagai salah satu dokumen penyertanya.

Dokumen mengurus visa ke Jepang.
Dokumen yang harus disiapkan untuk mengurus visa ke Jepang bisa dilihat di daftar kelengkapan dokumennya yang ada di website Kedubes Jepang untuk mempermudah checklist.

Untuk pengurusan Visa Kunjungan dengan biaya sendiri ke Jepang yang kami siapkan adalah :
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan kedepan.
2. Formulir permohonan visa. Bisa di donlot di website kedubes Jepang Print form ini harus dalam ukuran kertas A4.
3. Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan warna latar putih, bukan hasil editan dan harus fokus), disarakan untuk membuatnya di studio foto yang biasa menerima pas foto untuk pembuatan visa (Fuji film, Adorama, Jakarta Photo dan lainnya di Jalan Sabang banyak kalau di Jakarta).
4. Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili). Fotokopi ini harus dalam ukuran kertas A4
5. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa) - saya tidak menyiapkan ini tentunya berhubung Alhamdulillah udah ngga kuliah lagi dari tahun 2008 (masih muda kan gueh...uhuk). Again ini harus dalam ukuran kertas A4
6. Print-out bukti pemesanan tiket (atau dokumen lain yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang). Ini juga dicetak harus dalam ukuran kertas A4
--- Saya menyertakan print-out tiket pesawat dan bookingan hotel.
Saya sangat sarankan untuk menggunakan website: Booking.com karena bisa pesan dulu tapi kartu kredit kita tidak kena charge apapun dimuka, serta pembatalannya gratis asalkan masih dalam periode tertentu yang biasanya saat booking diinformasikan. Pembayaran baru terjadi saat kita tiba dan check in di hotelnya. Jadi meminimalisir resiko kerugian uang hilang kalaupun visa ditolak.

7. Itinerari selama perjalanan di Jepang/jadwal perjalanan (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang), harus menggunakan template formulir Itinerari yang telah disediakan. Cetak ini harus dalam ukuran kertas A4

8. Apabila melakukan perjalanan dengan pasangan, atau anggota keluarga lainnya harus menyertakan Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan kekeluargaan seperti kartu keluarga, akta lahir, buku/akta nikah dsb. Semua dokumen penyerta ini fotokopiannya harus dalam ukuran kertas A4

9. Fotokopi dokumen yang menyangkut biaya perjalanan ; 
--- Fotokopi rekening tabungan selama 3 bulan terakhir. Cetak/fotokopi ini harus dalam ukuran kertas A4
--- Surat referensi dari bank tempat kita menabung. Ini harus dalam ukuran kertas A4
--- Surat referensi dari kantor yang menyatakan akan kembali bekerja pada waktu yang ditentukan. Ini harus dalam ukuran kertas A4

Semua dokumen dilengkapi dan disusun berdasarkan urutan 1-9 yang disebutkan diatas, jangan bikin urutan suka hati sendiri kalau ngga mau repot.

Cara mengisi formulir permohonan visa ke Jepang.
- Formulir permohonan visa ke Jepang tidak serumit formulir visa ke Amerika kok, untuk pemohon laki-laki ataupun perempuan sama aja.
- Untuk penulisan nama yang menggunakan 1 nama seperti saya, cukup meletakkan nama kita di bagian Given Name (bukan Surname).
- Untuk bagian akomodasi yang diminta, diisikan dengan hotel yang pertama kali ditempati saja, sisanya disertakan bukti pemesanan hotelnya bersamaan dengan print-out tiket pesawat.
- Untuk bagian kenalan/keluarga yang ada di Jepang, jika memang tidak akan mengunjungi mereka selama di Jepang maka tidak perlu ditulis.

Tempat pengajuan Visa Jepang.
Untuk mengurus visa ke Jepang bisa datang langsung ke Kedubes Jepang di Jakarta atau ke beberapa kantor konsulat Jepang di Surabaya, Medan, Denpasar dan Makasar dengan alamat dan nomor telpon yang bisa dilihat di website Kedubes Jepang.

Hari dan waktu pelayanannya seperti halnya kedutaan besar lainnya:
Hari Senin - Jumat, (kecuali pada hari libur nasional dan libur Kedutaan).
- Pengajuan Permohonan Visa : 08:30 - 12:00.
- Pengambilan Paspor : 13:30 - 15:00.

Biaya pengajuan Visa ke Jepang 
Biaya permohonan visa ke Jepang ini ajaibnya turun dari tahun lalu, buat saya lumayan ajaib karena dimana-mana harga pada naik, USD aja sekarang udah berapa coba?! malah #curcol



Harga VISA (per 1 April 2014):
Harga LamaHarga Baru
    1.Visa Single EntryRp 350,000,-Rp 320,000,-
    2.Visa Multiple EntryRp 700,000,-Rp 640,000,-
    3.Visa TransitRp 80,000,-Rp 70,000,-

Tapi buat update dan supaya konfirm ngga salah, selalu pastikan dengan melihat langsung biayanya ke website Kedubes Jepang.
Oiya untuk pembayaran biaya pengurusan visa ini dilakukan pada saat pengambilan paspor, bukan pada saat kita datang pertama kali untuk menaruh dokumen pengajuan visa ke Jepang, jadi tidak perlu bawa uangnya dulu saat datang pertama kali ke Kedubes.

Proses Pengurusan Visa ke Jepang
Kita datang ke kedutaannya udah lumayan siang seperti yang udah diceritakan sebelumnya dengan segala drama yang terjadi di pagi hari. Saya sarankan supaya datang lebih pagi, sewaktu saya nunggu di dalam, saya 'terpaksa' menguping ada yang sudah di depan kedutaan Jepang mengantri dari pukul 6 pagi...ya ampun napsu amat, tapi menurut saya sih ngga perlu segitunya. Jam 8 pagi udah oke lah sebenernya.

Apabila tidak dapat hadir sendiri, dapat diwakilkan kok, semisalnya sekeluarga mau ke Jepang, nah yang datang memasukkan dokumen bisa hanya ayahnya atau ibunya aja. Bahkan bisa juga menggunakan agen ataupun nitip ke messenger kantor namun untuk hal ini harus menggunakan surat keterangan berkop surat kantor. Kemarin sih kita ke Kedubes itu berduaan, abis itu saya diomelin pak Suami karena dia pikir bakalan kayak ke Kedubes Amerika yang pake diwawancara, padahal ngga, saya bilang aja emang saya minta ditemenin ajeh, males banget sendirian, wahaha...dia keki banget.

Kita antri di bagian antrian VISA dan akan diperbolehkan masuk per 5 orang. Siapkan KTP asli karena harus menitipkan KTP untuk ditukarkan dengan gelang kartu akses pengunjung. Terus masuk ke bagian mesin Xray untuk pemeriksaan barang/tas. Baru habis itu masuk ke area loket dan ruang tunggu yang sudah ruaameeee buangettt, sampe semua kursi habis dan untungnya kita masih kebagian, bahkan ada yang sampe berdiri di luar.

Begitu masuk ke area loket dan ruang tunggu, langsung ambil nomor antrian di salah satu mesin yang disediakan, pastikan mengambil di mesin A, yang khusus untuk antrian VISA. Kami dapat nomor A119, untuk 1 keluarga/rombongan cukup menggunakan 1 nomor antrian saja.

Kami menunggu cukup lama karena pada saat kami datang itu nomor loket baru A59, wahahaha....lama amatttt...asli saking lamanya nunggu ada lho orang depan kita yang sampe ketiduran sampe ngorok kenceeeengg banget!, ya ampun hebattt, padahal ruangan tunggu tuh ruaameee banget!, maap tante ngga berani motret soalnya dilarang poto-poto di dalam itu. Dilarang nelpon juga, tapi banyak sih yang maenan hape tapi kalau nelpon pasti ditegor.

Akhirnya pada saat giliran kami, cuma ditanya apakah ada dokumen yang kami serahkan yang asli dan diperlukan karena semua dokumen (selain paspor) yang sudah masuk tidak dapat diminta kembali.Setelah itu kami diberikan slip kecil berwarna putih untuk masing-masing paspor. Saya agak heran karena di blog-blog lain kebanyakan bilang dapetnya slip warna kuning, tapi saya ngga banyak nanya juga sih males. Paling nanya bayarnya kapan dan dijawab pada saat pengambilan paspor 4 hari lagi dan harus uang tunai dalam Rupiah.

Proses permohonan visa ke Jepang memang biasa sekitar 4 hari kerja minimal, tapi jika ditelpon ada dokumen lain yang dimintakan ya bisa lebih dari itu.

Proses Pengambilan Visa/Paspor.
Karena tidak ada telpon dari kedubes untuk saya selama 4 hari itu maka di hari yang udah ditentukan, saya pun datang ke Kedubes Jepang lagi. Kali ini sendirian, begitu sampai di Kedubes Jepang itu sekitar jam 12.45 dan matahari lagi SALE sepanas pant*t penggorengan. Antrian juga udah panjang berkelok sampe 3x dan untungnya saya masih kebagian bagian yang tidak panas. Salah banget nih ngga bawa minum pula. Ketinggalan di mobil.

Ternyata antrian bergerak cukup cepat kok, pintu Kedubes Jepang memang baru dibuka jam 1 siang setelah jam istirahat mereka. Sekitar jam 13.15 saya sudah di dalam area loket dan ruang tunggu, saya pun sd nomor antrian lagi dan mendapat nomor A250, sementara nomor antrian di loket adalah A211, lumayan cepet ddlah ya dibandingkan dengan sewaktu masukin dokumen sebelumnya.

Saat nomor antrian saya dipanggil dan saya pun menyerahkan slip putih yang diberikan sebelumnya, si petugas kayaknya nyariin paspor kami di keranjang paspor sampingnya tapi ngga nemu paspor kami berdua, terus saya ditanya apakah kemarin ditelpon untuk dokumen tambahan, saya bilang ngga ada yang telpon. Terus saya disuruh nunggu lagi. Asli deg-degan loh saya balik lagi duduk dan berdoa komat kamit supaya lancar, dan kepala mulai menghitung berapa kerugian yang harus ditanggung kalau visa tidak disetujui, dan sejujurnya saya stres, hahaha.

Agak lama juga disuruh nungguin laginya, sekitar 30 menitan kemudian baru deh nama saya dipanggil lagi, dan kedua paspor kami diberikan petugasnya untuk dicek namanya. Begitu saya buka...tadaaa..
visa jepang single entry
Paspor kami udah ada dong dong dong visa ke Jepangnya, wahahaha..hepiii...lalala...
Kami memang mengajukan untuk single entry visa Jepangnya soalnya emang ngga ada niat bolak balik kesana juga dalam waktu dekat. Sehabis itu saya diminta membayar biaya visanya yaitu Rp 320 ribu per orang dan dikasih kwitansi juga. Habis itu udah deh saya keluar dari Kedutaan en langsung berasa lega deeh...hahaha...

TIPS Untuk Mengurus sendiri Visa ke Jepang
1. Siapkan semua dokumen sebelumnya minimal seminggu sebelumnya. Biasanya diperlukan waktu yang cukup untuk mengurus beberapa dokumen ini: 
- Surat Keterangan Kantor, sekitar 1-2 hari kerja
- Surat Referensi dan Print-out rekening, sekitar 2-3 hari kerja.
- Menyiapkan itinerari, tergantung kemampuan masing-masing, cara yang paling mudah adalah dengan nyontek itinerari dari tour travel agent.
- Pastikan semua ukuran kertas dokumen-dokumen yang disebutkan diatas itu menggunakan kertas ukuran A4 semua dan tidak ada yang distaples. Gunakan klip kertas aja untuk menggabungkan kertas-kertas itu.
- Pas foto, bisa jadi dalam waktu sekitar 30 menit atau 1 jam tergantung lokasi, saya kemarin 30 menit di Adorama. Tempelkan di kotak foto pada formulir aplikasi visa yang sudah diisi.
Susun dan urutkan semua dokumen yang diminta sesuai yang sudah disarankan.

2. Datang sepagi mungkin, kalau perginya sekeluarga utama (yang nama-namanya ada dalam 1 Kartu Keluarga, atau bisa dibuktikan dengan Akta Nikah/Lahir) sebaiknya yang datang hanya 1 orang karena tidak perlu serombongan menuhin ruang tunggu di dalam.

3. Bawa KTP Anda, karena nanti untuk masuk ke dalam Kedubes harus menukarkan KTP tersebut dengan Gelang Nomor dari kedubes, jika tidak punya KTP, gunakan SIM.

3. Apabila membawa mobil, bisa parkir di Plaza Indonesia, area The Office, yang lokasinya bersebelahan dengan Kedutaan Jepang, atau opsi lain bisa naik busway, turun di Halte Sarinah dan jalan kaki sedikit (seharusnya lebih dekat di Halte Bunderan HI, tapi karena lagi pembangunan jalur MRT, halte tersebut direnovasi jadi tidak beroperasi).
Tapi yang paling efisien dan nyaman sih dateng ke kedubes Jepang naik UBER aja. Tinggal duduk, nyampe,turun, ngga pusing mikirin parkiran. Buat yang belum pernah pakai Uber bisa baca disini dan dapetin Rp 75 ribu GRATIS perjalanan pertama dengan Uber dengan kode promo : VARIA9UE

4. Bawa minuman/air mineral dan snack secukupnya, karena bisa saja menunggu antrian cukup lama dan di dalam kedutaan tidak tersedia penjualan apapun. Apabila datang sedari pagi, lebih baik sarapan dahulu karena di area situ tidak ada penjual makanan.

5. Bawa topi/payung apabila tiba ke Kedutaan sudah cukup siang/ terutama pada saat pengambilan paspor biasanya cuaca cukup panas.

6. Ganti mode ponsel menjadi silent atau getar ketika akan masuk ke Kedutaan, karena tidak diperkenankan menggunakan ponsel terutama untuk menelpon.

7. Apabila tidak tahan dingin, bisa juga membawa jaket tipis/sweater untuk di dalam ruang tunggu yang AC nya lumayan dingin.


Update per tanggal 12 Januari 2017: Pengalaman saya kemarin apply visa Jepang lagi ini, kebetulan KTP Pak Suami sudah expired dan belum eKTP, jadi saya harus membawa surat dari Kelurahan yang menyatakan KTP Pak Suami sedang proses perpanjangan/perubahan jadi eKTP. Pastikan KTP kamu masih berlaku atau sudah memiliki surat dari Kelurahan bahwa sedang perpanjang. Hal yang sama berlaku jika KTP kamu hilang dan tidak ada fotokopinya.

Kedutaan Besar Jepang - Jakarta
JL. M.H. Thamrin 24, Central Jakarta 10350
Central Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 10350
T: 021-31924308
Website : id.emb-japan.go.jp


Photo Credit:

184 comments:

  1. huaha....mantap abis....bagus amat nih buat referensi kalau mau mau buat visa ke jepang...
    biar ga kagok...tapi kapan ya..pertanyaan yang sama...he he he...
    dulu masa ke jepang cuma ngubek di narita, cuma transit doank...hiks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbaa...iya nih semoga bermanfaat deh buat yg lain

      Delete
  2. Kapan - kapan mau iseng ngurus visa jepang lagi ah~ pengen coba apply multiple entri yang sekali masuk boleh disana 30 harian :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha...buset deh ngurus visa sih iseng yee..banyak duit kali kaw :p
      iya bisa kok apply multiple entry, walopun dobel mahalnya tapi kalo dalam sebulan mau keluar masuk Jepang sih enak, gw sih ngga butuh ya secara ngapain juga ..kecuali kalo adin yang mao bayarin ...hihihi :)

      Delete
  3. ihhhh asik bgt fee ny udh turunn ^o^..trs kalo baca ini, kayaknya kedutaannya ga ketat2 bgt ya var...buktinya bisa main HP... pas ngurus visa schengen di kedutaan Jerman, ihhh, hp disita -__-

    blm tau kpn bisa ke Jepang nih... thn ini ada plan lain, dan thn dpn kyknya mw umroh :D... moga2 pas udh bisa kesana fee msh murah ^o^... ga sabar nyobain rollercoaster terpanjang di dunianya ituuuu ^o^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya fan, ajaib ya...disaat semua harga barang naek eh dia harganya turun, seneng deh..iya ngga ketat, kayaknya emang ampir di semua kedutaan biasanya ngga ngebolehin main hape tapi disitu sih asal ngga nelpon dan poto2 ya ga diambil tuh.

      Nanti aja fan kalo ngga kepengen banget mah nunggu paspor sekarang abis aja terus ganti e-Paspor biar bebas visa ke Jepangnya

      Delete
  4. Permisi.. Saya ada beberapa pertanyaan:
    1. Apakah jika tidak ada isinya seperti other names, kolomnya dikosongkan saja?
    2. Saya akan tinggal lebih dari 1 hotel, pada formulirnya hanya ada 1 hotel, jadi harus diisi apa ya?

    Terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Anonymous..

      1. ya
      2. Sdh ada jawabannya dibagian ; Cara mengisi formulir permohonan visa Jepang diatas ya

      Delete
  5. Halo, saya ingin bertanya sebelumnya,

    untuk rekening tabungan 3 bulan terakhir apakah ada jumlah minimum dari tabungan nya tersebut?

    terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak ada jumlah minimum asalkan mencukupi biaya selama di Jepang, cara menghitungnya, ambil ancer2 di jepang itu per harinya Rp 500rb/orang (diluar hotel), incl hotel per hari/orang sekitar Rp 1 juta, jadi hitung x jumlah hari aja utk estimasi total tabungan yg sebaiknya dimiliki.

      Delete
  6. Hi Ka Vari salam kenal, aku ada pertanyaan untuk pemegang e-passport apa harus pengajuan visa juga? Kalau iya apakah prosedurnya sama dengan pemegang passport biasa?


    Terima kasih ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi Yuli, maaf akuh baru balas2in komen di blog ini ..untuk visa jepang pakai e-Passport tetep hrs register dulu.
      bisa dibaca disini : http://www.jnto.or.id/wpjntoid/wp-content/uploads/2014/11/1111_freevisatojapan.pdf

      Delete
  7. Mau nanya. Pas anda apply visa, processing visa nya memakan waktu berapa hari ya selesainya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahhh ketauan ngga baca nih postingan diatas..udah ditulis loh sampe 2x utj processing day nya...coba baca lg yaaa

      Delete
  8. Halo, aku mau tanya.. yang di web embassy, persyaratannya ga menyertakan surat keterangan kantor/kerja.
    apakah itu wajib? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo saya sih prinsipnya, selama dokumen itu bisa disediain/bisa kita dptin ya saya tetep submit.

      Delete
  9. Hai aku mau tanya, kalau biaya perjalanan kita di sponsori oleh perusahaan kita bekerja di indonesia, apakah rekening koran perusahaan kita bekerja harus di lampirkan juga ketika menagjukan visa?

    ReplyDelete
  10. Thanks ya response nya, ini travel agent yang minta rekening perusahaan dari perusahaan aku bekerja. Perusahaan aku bekerja jelas keberatan diminta rekening koran nya, kalau hanya SIUP yang diminta masih wajar. Memang bemar katanya kalau urus visa lewat agent malah lebih ribet persyaratan nya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang beda2 tiap kedutaan aturannya. Kalo visa amerika biasanya mmg minta rekening koran perush nya

      Delete
  11. Aku lagi minta nya visa jepang, aku pikir lebih mudah pakai travel agent untuk urus yang ada travel agent nya malah minta macam macam. Dan terakhir kata agent nya risiko visa aku bisa ditolak kalau aku gak lampirkan rekening koran dari perusahaan aku bekerja. Aku sudah kasih rekening koran aku pribadi juga padahal, tapi mungkin karrna tidak sampai 50 juta kali ya saldo nya. Di surat sponsor dari perusahaan padahal sudah jelas juga ditulis bahwa perusahaan yang akan bertanggung jawab atas semua biaya perjalanan, tiket pesawat dan hotel pun juga sudah di beli semua oleh perusahaan sebagai reward/gift. Sekarang aku lagi menunggu harap harap cemas nih disetujui atau tidak visa jepang nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sbnrnya urus sendiri aja karena gampang. Ga usah peduli ditakut2i agen..kaga ada aturannya rekening pribadi hrs 50 jt kok utk apply visa manapun. Yg penting jelas punya pekerjaan.

      Delete
  12. Hi.. Salam kenal, aq baca di persyaratan visa boleh dikecualikan tdk usah sertakan rekening Koran asal memenuhi salah satu kategori. Kebetulan aq salah satunya. Jd gak perlu sertain dong ya. Tp butuh dokumen tambahan, apa ya dokumennya? Surat pengantar atau Surat keterangan kerja? Thanks before.

    ReplyDelete
    Replies
    1. surat keterangan kerja aja kok..yg penting jelas bahwa punya penghasilan rutin dan akan kembali bekerja di Indonesia

      Delete
  13. Mbak mengajukan visa yg 1 bulan bsa gak mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo jelas kenapa harus sebulan disana ya mungkin bisa aja..tapi bakunya visa Jepang hanya 15 hari

      Delete
  14. tanya Mbak, kalau visa jepang dg E-pastpor yang asli apa ada fotonya ya? Atau bagaimana kita bisa check bahwa visa itu asli atau tidak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya belum pernah punya Epaspor jadi belum tau ya, seharusnya ada sih. Visa asli atau tidak kan jelas ya bikinnya dari kedutaaannya atau ngga, kan ada stikernya resmi dari kedutaan, kalau masi penasaran juga silakan telpon kedutaannya aja, tanyakan langsung

      Delete
  15. Hallo mba,
    Mau konfirmasi nih sama yang udah pernah apply visa jpn.
    Di web dubes/apply visa, utk bag foto, tidak ditulis latar putih, hanya tanpa latar. Kalau saya mengintrepetasikan asal tidak ada latar/background apa saja, benar tidak?
    Foto yang saya ambil, berlatar warna biru. Pas foto biasa dg latar warna biru. Apakah itu bisa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ditulis tanpa latar itu artinya putih. Kalo biru berarti ada latarnya dong..warna biru. Coba aja dateng ke tempat bikin pas foto kayak di Adorama atau sepanjang jln Sabang (kalau di Jakarta), blg mau bikin visa Jepang. Mereka udah hafal latar warna apa yg mesti dipake utk stiap aplikasi visa.

      Delete
  16. Mau nanya, untuk ke Jepang masih pakai visa atau tidak ya? makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. selama indonesia dan jepang belum menjadi sebuah negara kesatuan kayanya masih kudu pake visa deh.........

      Delete
  17. Mba, mau tanya buat visa Jepang ini misalkan sekeluarga apakah semua dokumen yang dibutuhkan kita apply satu per satu baik dari ayah, ibu, anak? atau cukup 1 di ayah misalkan nanti disertakan dengan bukti-bukti pendukung?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup tetep dokumen itu sendiri2 gak cuma 1 walopun sekeluarga

      Delete
  18. Maaf mba mau nanya,,itu kan buat biaya perjalanan harus minta surat referensi dari bank tempat kita menabung yak,,itu maksudnya surat gmn sih mba??
    makasihh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tinggal dtg ke bank tempat kmu nabung rutin..bilang mau bikin surat referensi bank utk bikin visa negara mana. Bank udah tau apa yg perlu dibikin. Tinggal bayar/debet dari rekening.

      Delete
  19. Siang mbak.
    Saya bingung masalah tinggal disana maksimal berapa lama.
    Semisal mau tinggal sebulan, baiknya kita urus visa apa yah?
    Saya kesana nemanin pasangan yang lagi training.
    Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba tanya lgsg tlp ke kedutaannya aja..saya jg ngga paham soalnya kalo kyk gtu

      Delete
  20. Hai mbk. Mau nanya klo saya nya pengannguran apply visanya pake rekening ibu saya bisa gk ? Soalnya saya lagi jd tki di luar abis finish pgn main ke jepng tpi gk punya rekening pribadi. Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah maaf..saya kurang tau kalo kondisinya demikian. Levih baik ditanyakan lgsg ke kedutaan jepangnya aja minta saran mrk

      Delete
    2. Hi gmna jd ke jepang ?

      Delete
  21. Pagi mbak, ada 2 pertanyaan dari saya
    1. Untuk laporan keuangan, menurut mbak bisa menggunakan photocopy printout buku tabungan 3 bulan terakhir?
    2. Untuk pengurusan bisa diwakilkan teman?
    Thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ino, sy coba jawab ya.
      1. Biasanya bukti keuangan bisa dari print out buku bank,difotokopi tapi di cap oleh bank jg (legalisir)
      2. Bisa diwakilkan kok

      Delete
  22. mba dulu ke jepang tanggal berapa??

    ReplyDelete
  23. Hi Mbak. Mau nanya ni, kita rombongan 15 orng ke Jepang. Jd pas apply visa, voucher hotel dan itinerary hrs ada di masing2 anggota yg pegi? Atau 1 za mewakili semua? Thank's a lot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masing2 orang ya davina. Atau klo hotel bisa per pasangan.
      Saya dgn suami aja dokumennya terpisah walopun hotel kita sama tapi copy bookingnya tetep masing2. Itinerary jg bikin copy sbanyak jumlah orgnya

      Delete
  24. Halo Mbk, untuk isian guarantor itu harus diisi ya? Bisa guarantor yg ada di Indonesia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo guarantornya di indonesia ya bisa aja..asal emang jelas hubungannya apa dgn si guarantor

      Delete
    2. tapi kalau guarantornya orang Indonesia gpp ya?
      makasih sebelumnya.

      Delete
    3. Shrsnya gapapa asal memang guarantor disana jelas occupancynya apa. Sbnrnya ga pake guarantor jg gpp

      Delete
    4. Oh..ga pake jg gpp. makasih mba'

      Delete
  25. Mb mau tanya, kl pake e paspor apakah masih perlu dokumen rekening koran??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya sih ngga ya. Tapi baiknya dicek langsung ke website kedutaannya aja

      Delete
    2. Bantu jawab ya mbk :)
      Kemarin aku ngurus visa pake e-paspor ga perlu pake rekening koran lagi dan mudah bgt caranya.

      Delete
  26. Sore Mba.. Mau tanya, minimal waktu utk pembuatan visa itu berapa lama ya? Seminggu sblmnya atau? terima kasih sblmnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi inka..sdh ditulis diatas ya..prosesnya 4 hari kerja.Silakan diitung mundur aja dari waktu keberangkatan.
      Thank u udh mampir n komen di blog kita ya..jgn lupa langganan email update :)

      Delete
  27. Halo mbak, saya mau tanya donk.. Kebetulan minggu depan mau apply visa Jepang. Kalau pergi sekeluarga (ayah, ibu, dan anak2) apakah dokumen yang sama seperti printout tiket, voucher hotel, dan KK harus tetap di print sesuai jumlah orang? atau hanya perlu 1 saja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi..
      Saya kalau pergi dgn suami selalu print out terpisah walaupun KK nya sama sih

      Delete
  28. Kak, fotokopi buku tabungan itu cukup berupa rupiah begitu atau perlu di-convert ke Yen?
    kalau perlu diConvert dan diTranslate, dibawa ke tempat mana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi wara..aku baru denger tuh ada buku tabungan diconvert ke mata uang lain bwt ajuan visa...hihihi. gak usah keles..yg petugas visanya jg kan org indo..
      Thanks udh visit blog ini ya..jgn lupa langganan email updatenya :)

      Delete
  29. Halo mba, aku mau tanya, untuk pengisian itinerary, format dari kedubes kan tanpa mencantumkan detail biaya misal biaya penginapan, biaya masuk tmpt wisata, bis dll. Apa harus kita buat versi detailnya di kertas lain (untuk membuktikan bahwa saldo yg kita miliki cukup untuk mengcover selama disana) atau hanya ikuti format dari kedubes saja?

    ReplyDelete
  30. mba saya mau tanya. saya akan bepergian ke jepang dengan anak & menantu beserta 2 cucu saya yg masih balita. biaya perjalanannya akan ditanggung oleh suami saya. kalau seperti itu bagaimana membuat dokumen terkait biaya perjalanannya? apa suami saya perlu membuat surat pernyataan kalau akan membiayai kami beserta rekening korannya? atau ada saran lain? thx mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi bu anneke..
      Iya betul sekali, suami ibu hrs buat pernyataan bermaterai bahwa akan menanggung biaya si A,B,C selama bepergian, menunjukkan print out rekening dananya, menyerahkan copy identitas, surat keterangan pekerjaan/slip gaji/SIUP jika wiraswasta.
      Intinya selain jelas dibayarin siapa, dananya memang cukup jg hrs jelaa sumber dana penyandang dana darimana.
      Semoga cukup mjelaskan ya bu.
      Thank u udh mampir dan komen di blog kami..

      Delete
  31. mba kalau untuk pengurusan visa jepang balita apa aja syaratnya ya? atau tetap sama spt syarat org dewasa tetapi ktpnya dilampirkan ktp orang tua, akte lahir, surat nikah & kk apa sudah cukup beserta bukti keuangan? terima kasih..

    ReplyDelete
  32. Kalau freelance enggak punya surat keterangan kerja bisa nggak ya :D ? Agak ribet juga ya kalau enggak kerja di kantoran -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama bisa nunjukin punya penghasilan sih shrsnya ga masalah ya Pandu

      Delete
  33. sebaiknya kapan mengajukan visa sebelum hari H berangkat?
    thanks artikelnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya kalau maubaman sih minimal dua minggu sebelumnya ya ..
      Kalo lg musim peak liburan sebaiknya 3 minggu sblm, antisipasi aja sih

      Delete
  34. Mbak,maaf,numpang tanya ya.. kan saya pergi dg suami dan anak saya,utk rekening koran nya juga harus ada copy nya masing2 ya? Dan hrs rek koran masing2kah (rek koran saya & suami)? Atau hanya rek koran saya saja (krn yg pergi mengurus hny saya saja) tapi di copy mjd 3 utk kelengkapan dokumen masing2? Terima kasih sebelumnya mnbak :)

    ReplyDelete
  35. Hai, mau tanya, utk visa 4 hari kerja, jadi misal saya masukan aplikasi di senin, saya baru datang lagi di jumat ya? Mau kira kira atur waktunya. Trima kasih

    ReplyDelete
  36. Perlu sertakan asuransi perjalanan juga ngak?

    ReplyDelete
  37. Mbaaaa, maaf mau tanya dan ditunggu jawaban nya:(
    Saya masih kuliah, pendapatan perbulan ya nabung dr org tua. Gmn untuk keterangan tabungan 3 bln terakhir, apakah bisa pake rekening koran saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo saran saya sih tetep pake RK ortu plus surat keterangan ortu bhw boaya ditanggung ortu. Karena kan walopun bagaimana usianya masih kuliah

      Delete
  38. Oiya mba, kalo misalnya kita booking hotel via booking.com kan bisa di cancel, tp di itinerary nya kita nginep di hotel A namun pd kenyataan kita cancel dan nginep di hotel B. Apa gpp tuh kaya gt? Makasih, ditunggu jawaban nya ya mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Isti..ngga papa kok..saya sering kayak gtu...hehehe

      Delete
  39. Halo, Kak Vari,

    Saya mau tanya soal durasi apply visa sebelum melakukan perjalanan nih, misalnya saya berencana berangkat pada tanggal 1 Agustus, apa bisa apply visanya sejak awal Juni? Soalnya saya harus apply visa negara lain untuk keberangkatan September, jadi maunya apply yang Jepang lebih duluan.

    Terima kasih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi anggia..saya sejujurnya kurang tau minimum/maksimum berapa hari sebelumnya bisa apply ya..tlp aja gimana ke kedubes jepangnya lgsg?

      Delete
    2. Oohh, iya deh kak,
      Satu pertanyaan lagi nih, soal jadwal perjalanan kan itu harus disesuaikan dengan tanggal pulang pergi tiketnya. Karena tiket pesawat itu sendiri bukan tiket beneran, apa jadwal perjalanan juga harus dibuat seserius mungkin?
      Soalnya saya rencana pergi untuk 14 hari. Tapi ada yang bilang kalo jadwal perjalanannya terlalu detail atau terlalu lama, bisa ditolak.
      Nah kalo misalnya saya tulis di jadwal cuma 7 hari misalnya padahal aslinya 14 hari, kira-kira bisa nggak ya?
      Thank you ya kak

      Delete
    3. Tulis aja 14 hari. Visa jepang max 15 hari kok.
      Jdwl perjalanan ga usah terlalu serius. Dari kedubes Jepang sdh ada format itinerarinya tgal ikuti itu aja

      Delete
  40. Mau tanya mba,apa benar klo kita nyampe bandara di Jepang apa iya kita di tanya2 pihak imigrasi Jepang di bandara, pertanyaanya pake bahasa Jepang atw Inggris,trus apa aja yg di tanyakan biasa nya mba? Makasih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. helo, sewaktu di imigrasi standar lah pertanyaannya, mau ngapain di jepang, nginep dimana, sama kadang suka ditanya tiket pulangnya juga, pake bahasa inggris kok nanyanya.

      Delete
  41. Mbak Vari, mau ikutan nanya dong...
    Kan saya buat itinerary dari tanggal 28 Juni, dengan booking hotel dari tanggal 28 Juni. apakah tanggal berlaku visa yang dikeluarkan akan tanggal 28 Juni atau lebih awal? karena kemungkinan flight saya sampai pada 27 malam. kalau seperti ini sebaiknya bagaimana?

    karena kalau lihat perjalanan Mbak Vari katanya maret 31 - April 14, sedangkan berlaku visanya dari 19 maret.
    terima kasih sebelumnya...

    ReplyDelete
  42. Mau ikut nanya juga mbak, kalau si pengaju visa berada/tinggal diluar pulau jawa(jakarta) apa harus kudu ke jakarta n pergi ke kedubesnya dulu?.. memang sih smua harus transit ke jkt dulu, kan dubes cuma djkt.. tapi apakh gak ada cara langsung gitu maksudnya? Jd setiba d jkt tinggal nunggu keberangkatan berikutnya aja.. gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya gak tau persis jg. Mungkin mrk ada kantor konjen di luar jkt tapi palingan di kota besar kyk surabaya. Saran saya sih tlp aja ke kedutaanbya bwt nanya lgsg

      Delete
  43. Maaf mau tanya mbak, kl di web nya kedubes jepang kan,bilang bisa diwakilkan oleh keluarga/kantor bila ada KK atau kop srt kntor. Tp misal mau diuruskan temen yg tinggal di jkrta, wlpn g ada hubungan kerja, gmn ya mbak? Apa harus bikin surat kuasa bermaterai??

    ReplyDelete
  44. Maaf mau tanya mbak, kl di web nya kedubes jepang kan,bilang bisa diwakilkan oleh keluarga/kantor bila ada KK atau kop srt kntor. Tp misal mau diuruskan temen yg tinggal di jkrta, wlpn g ada hubungan kerja, gmn ya mbak? Apa harus bikin surat kuasa bermaterai??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Shrsnya sih bisa ya karena banyak jg kan org agen travel yg ngurusin visa pelanggannya

      Delete
  45. Ninggalin jejak dulu deh, siapa tahu next ada undangan ke jepang. Mwahahaha. :D

    ReplyDelete
  46. Halo mba, saya susie mo ikut tanya :
    1. surat keterangan kerja harus dlm bahasa inggris atau cukup dalam bahasa indonesia? Format surat nya harus bgaimana,ada kententuan khusus kah? Saya sudah terlanjur punya (tapi dulu pas bikin utk keperluan yg lain dan bukan utk mengajukan visa jepang krn gak tau) dan diberikan dlm bahasa indonesia.... apakah itu bisa digunakan utk mengajukan visa jepang?
    2. Utk booking hostel di booking.com apakah harus menggunakan kartu kredit? Kalo saya gak punya kartu kredit gimana donk mba....huhuhu...
    3.utk bukti keuangan itu cukup printout buku tabungan 3 bulan terakhir yg dicap/legalisir dari bank, atau selain print out buku tabungan juga harus ditambah/menyertakan surat referensi dari bank juga? Bisa salah satu saja atau harus dua2nya?
    Mohon bantuan jawabannya utk pencerahan....Thank you.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi susie..saya jawab dibawah ya..maaf agak delay baru buka blog lg:

      1. Bahasa inggris dan hrs ditujukan ke kedubes jepang bag visa dgn detil kapan perginya dan akan kembali kerja tgl brapa.
      Formatnya banyak di googling aja.
      2.sebagian besar hotel yg ada di Booking.com hrs ada kartu kredit tapi coba aha xari ada bbrp jg yg tdk perlu.
      3.Harus dua2nya.
      Semoga jelas ya

      Delete
  47. Hi Mba, mau nanya ya, persyaratan yg mba tulis di atas ini u/ pengajuan Visa jepang tdk ada tertulis di haruskan membawa ijasah sekolah, tp ada kawan yg memberitahukan kalau ijasah sekolah hrs di sertakan jg, sedangkan ijasah saya ada di perusahaan.

    Tp sewaktu saya ke korea seh tdk ada minta ijasah, kurang lebih hanya menyertakan Paspor, ktp, kk, akte lahir, slip gajih, surat keterangan kerja dari kantor saya & bank statment dari bank di mana saya menabung.

    Ya mungkin jg seh setiap kedutaan berbeda aturan, tp kalau mba sendiri bagaimana? Apakah menyertai ijasah jg sewaktu pengajuan visa jepang tsb?

    Juga, apa benar seh kalau kita sdh ada Label Visa dari negara2 seperti Australia, new zealand & Korea selatan akan lebih besar kemungkinan di approve visa jepang kita.

    Terima kasih sebelum nya u/ sharing nya ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi ding.dong...lucu amat namanya :)
      Makasi dah mampir baca n komen ya. Berikut jwban2 dari saya:
      - Soal ijasah: gak ada ketentuan hrs bawa ijasah utk visa turis. Mungkin yg dimaksud itu kalo apply visa student kali..saya apply visa negara apapun ngga pernah tuh ngasi fotokopi atau ijasah asli.
      - Kalo soal besarnya kans diapprove setelah punya visa negara lain sih memang biasanya begitu ya gak cuma khusus utk Jepang aja. Lagian mnrt saya utk visa Jepang ini sbbrnya cukup mudah diapprove kok..ga perlu terlalu kuatir selama semua persyaratan lengkap dan sesuai.

      Delete
  48. hai mba..mau nanya..
    saya berdomisili di bandung..passport saya bikin nya di bandung..tetapi ktp saya dari padang..
    yang mau saya tanyakan..apakah saya bisa bikin visa di embassy jakarta atau harus ke medan ?

    makasi sebelum nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga masalah kok mau paspor dan ktp bikin dimana pun, kalo mau bikin visa bisa banget dari kedubes jepang di jakarta,ga perlu ke medan (kenapa ya harus ke medan? disana kan cuma konsulat)

      Delete
    2. Maaf mau bantu jawab, untuk bikin visa jepang harus sesuai domisilinya :)
      "Permohonan visa hanya akan diproses di Konsulat yang sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing."
      http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

      Delete
  49. halo kak, aku mau ngurus visa ke Jepang, untuk fotocopy KTP kartu mahasiswa dsb itu harus di kertas A4 atau sesuai ukuran KTP dll aja? thank you ya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terserah aja sih ngga ada aturannya kok tasha

      Delete
    2. Mau bantu jawab ya, per 22 maret 2016 semuanya harus ukuran a4 tdk boleh dilipat/distaples/ditekuk :)
      http://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html

      Delete
  50. oh iya satu lg kak, klo pake kartu mahasiswa, apakah gpp pake printout rekening sendiri & bkn rekening ortu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. seharusnya ngga papa ya selama isi rekeningnya bbisa dipertanggungjawabkan dalam arti penghasilan isi rekening jelas dari mana dan diisi secara regular.
      thanks udah mampir baca dan komen ya tasha

      Delete
  51. Assalamualaiku mba..., mau tanya dong..

    seandainya nih ya kita udah dapet visa jepang dari kedutaan.., nah.. cara melalui imigrasi di Jepang sana gmna yah..., soalnya saya berangkat pertama kali kesana,sendrian pula dan tanpa agent perjalanan..., di persulit ga yah..? atau yang ditanya sama imigrasi sana apa yah mba..? ngeri saya takutnya dia nanya pake bahasa jepang dan saya malah melongo.. hehhe... mkash mba.. d tunggu blsan nya.., Insha Allah saya berangkat tanggal ^ Sep...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di imigrasi cuma ditanya mau ngapain disana. Akomodasinya gimana. Tunjukin aja pesanan hotel dan itinerarinya. Nanyanya jg pake bahasa inggris cuma emng ga tlalu jelas. Ga usah kawatir bgt..santai aja ga usa panik

      Delete
  52. Mau tanya untuk syarat masa minimun passport....kira2 bisa dikabulin ga ya kalo expired passportnya tiga bulan dari tanggal keberangkatannya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimana2 bikin visa itu sih biasanya 6 bln sblm expired date ya

      Delete
  53. Hai mba Vari..
    Mau tanya, pengisian form aplikasi pengajuan visa dan itinerary boleh tulis tangan atau hrs diketik? Lalu, saya menginap di flat melalui airbnb, apakah akan menyulitkan permohonan visa saya ya? padahal saya sudah ada alamat lengkap dari flat itu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya diketik supaya lebih jelas terbaca. Sebaiknya pakai bookingan hotel yg jelas aja. Bisa lewat fitur booking.com yg ada di blog saya ini. Ga perlu bayar di depan

      Delete
  54. mba, mau tanya kalau pembuatan visa bisa diwakilkan oleh teman ? dan kalau pengajuan visa bisa dari jauh jauh hari seperti 2 bulan sebelum keberangkatan ?

    ReplyDelete
  55. kak, saya tinggal di luar jakarta. rencana mau ke jepang berdua sama temen yang tinggal di luar jakarta juga. mau tanya, utk pendaftaran visa bolehkah diwakilka. kepada orang lain yang tidak berangkat ke jepang? utk pengambila n juga apakah bisa diwakilkan? krn lewat agen lumayan mahal biayanya (sy tny sktr 600rb), saya pengen nitip aja sm temen yg tinggal di jakarta. kl bisa diwakilkan, dokume. apa yg diperlukan? terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kyknya bisa. Surat kuasa aja palingan. Coba aja dulu...sejujurnya saya ga yakin sih :)

      Delete
  56. ka mau naya, untuk bagian "Dokumen mengurus visa ke Jepang" poin 9 itu pilih salah satu atau semuanya harus disiapkan yah? terima kasih

    ReplyDelete
  57. terima kasih atas info nya ,saya sangat jelas dan puas hahahha semoga banyak orang baik yg mau berbagi pengalaman seprti anda.sukses selalu

    ReplyDelete
  58. maaf mbak mau tanya, saya masih 18 tahun dan belum membuat rekening bank karena belum memiliki penghasilan sendiri dan saya khawatir uangnya justru akan habis terpotong biaya admin karena saya tidak bisa menjamin setiap bulannya menambah pemasukan di rekening. saya berencana backpacking ke Jepang pada musim semi tahun 2018 nanti. Nah, apakah saya bisa membuat visa jika membuat rekening-nya mepet saat pembuatan visa (jadi tidak bisa melampirkan saldo rekening 3 bulan terakhir)? terima kasih.

    p.s. ini bakal jadi ertama kalinya saya pergi ke luar negeri

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ditanya bisa atau ngga buat visa, ya bisa aja, tapi kalau disetujui/tidakya visa ya tergantung kamu bisa membuktikan ngga kalo kamu punya uang utk membiayai perjalanan itu dan uangnya dari mana, dan apakah dengan tidak ada penghasilan itu kamu akan balik ke indonesia utk kerja ataukah malah nanti akan berusaha cari kerja di negara itu.
      pemikiran seperti itu yang biasanya akan ditanyakan kedutaan kalau kita ngga bisa kasih dokumen shahih

      Delete
  59. maaf mbak mau tanya, tentang perbedaan masa kunjungan visa japan yg single entry dan multiple entry, berapa hari ya ? saya akan ke jepang selama 16 hari, apakah single entry visa bisa lebih dari 15 hari ? atau harus apply ke multiple entry visa ? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Multiple valid 30 days.
      bedanya apa dengan single, ada perbedaan persyaratannya, eligible atau tidaknya silahkan dibaca disini:http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_9.html

      Delete
  60. mbak maturnuwun tulisannya, informatif dan membantu.
    saya mau tanya, saya dan kakak saya akan pergi ke jepang dan kebetulan saya yang akan pergi ke jakarta mengurus visanya. biaya perjalanan akan ditanggung oleh kakak saya yang kerja di bumn, dan dia adalah pemegang paspor elektronik.
    pertanyaanya;
    1. apa perlu saya mencantumkan rekening koran kakak saya? kalau perlu, apakah ada dokumen lain yang harus saya cantumkan mengenai biaya perjalanan?
    2. untuk kakak saya yang pemegang e paspor, apa perlu mencantumkan rekening koran?

    terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. helo, berikut jawabannya :
      1. Semua sudah jelas di tulisan saya diatas, semua harus mencantumkan rekening koran milik sendiri. Dokumen lain apa juga sudah saya sebutkan semua di tulisan diatas, tlg dibaca lagi. Kalau memang kakaknya yg nanggung harus ada bukti, surat keterangan dari kakaknya kah?.
      2. tidak perlu.

      Delete
  61. Mba mau nanya. Nama saya cuma dua suku kata itu penulisannya. Dua suku jaa nama saya, diisi di given and middle name, dan surenamenya di tulis none. Atau nama pertama saya ditulis di kolom given and middle name, dan nama kedua saya ditulis di surname? Tolong bantu jawab ya mba saya masih bingung. Thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau 2 suku kata itu, GIVEN = Nama Depan (pertama), SURNAME = Nama keluarga/belakang/kedua

      Delete
  62. Hi Mba Vari yang baik hati :)

    Mau nanya beberapa hal dunk :
    1. kalo misalnya yang masukin dokumen visa suami dan yang ambil visanya nanti setelah 4 hari istrinya boleh ngak ya?
    2.terus itu surat keterangan kerjanya kalo suami istri bekerja dibuat dua2nya apa bisa salah satu punya suami saja?
    3. lama visa itu berlaku biasanya berapa lama sih mba, apa mengikuti itenerynya kita ya?

    Thanks a lot ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hilda..saya coba jwb ya,
      1. Bisa, asal benar suaminya ada dlm 1 KK.
      2.Dibuat keduanya.
      3.15 hari

      Delete
  63. Mba pasti cape ya banyak yang nanya ulang2 hahaha.. ���� mbaa aku sekeluarga bln apr mw ke Jepang.aku yg dmnta utk urus visa kami. (skitar ber9) termasuk 2 balita.
    Yg mau aku tnya :
    1.papa aku seumur2 ga pernah punya rekening tabungan, semua uang selalu mama yg simpan.sebenernya papa wirausaha. Tp memang org jadul apa bs surat keterangan dr kakak saya yg akan jd sponsor biaya?
    2.ibu saya ibu RT, punya rekening tp berati tdk pny surat referensi bekerjanya.
    3.sy sndiri WIRASWASTA, untuk surat referensi kantornya spt apa
    THANK YOU SO MUCH ya mbaa utk sharingnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Sisi..ngga cape kok biasa aja..udh resiko jd artis...eh..hahaha
      Sy jwb ya:
      1. Bisa aja kakaknya yg kasi surat sponsor lengkap dengan rekening tab nya dan dokumen pendukung lainnya.
      2. kalo kakaknya udh jd sponsor bpk ya ya harus sekalian ibunya. Makanya jumlah rekening tabungannya harus make sense bisa cover semua org termasuk kakaknya dan keluargnya..asumsi kakaknya ikut jg.
      3. Kalo wiraswasta ya hrs menunjukan dokumen dgn nama perusahaan/PT/badan hukum (akta notaris/ AD ART/TDP/SDP/lainnya yg membuktikan bahwa memang wiraswasta.
      Saya jg pernah jd wiraswasta kebetulan pas ke jepang ini malah lg ga kerja kantoran tapi saya memang punya perusahaan ..jd yg saya sertakan tanda bukti kepemilikan usaha (siup)

      Delete
    2. kalau wira usaha spertibonline shop ngak da siup n npwp gimana yah?

      Delete
    3. kalau online shop ya harus ngasi rekening tabungan dengan perputaran uang usahanya jelas selama 6 bulan terakhir

      Delete
  64. Terima kasih banyak yaa Mbaa ats jwbannya..anw,lil bit complicated buat aku krn siup blm ad nama aku krn blm blk nama, aku bs bikin surat referensi sndiri x ya as an employee? Nama PT alamat semua lengkap? Gmna Mnurut mba'e.. mudah2an rejeki nya makin berlimpah ya banyak2 bantu info... huuahehehe

    ReplyDelete
  65. Paspor lumayan banyak siy capnya (cap bunga2) haha.. tp baru ini yg mw pegi pake visa. Dulu ke China diurus tour. Skrg urus sndiri huhuhhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gapapa..gampang kok. Klo males kan bisa kasi ke tour agent jg

      Delete
  66. Halo vari...mau nanya jg donk. Kalo sekeluarga kan dah dijelasin ya..yg urus 1 org aja. Tapi kalo kakak dan anak trs adek dan anak ikut rombongan kita..apakah bisa aku urusin juga visanya? Karena mrk semua tinggal di daerah. Makasih sebelumnya ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok. Mrk buat surat kuasa dgn materai 6000 utk kmu yg proses visa mrk. Surat kuasanya dibawa ke kedubes

      Delete
    2. Ooo..sip deh. Makasih ya...

      Delete
  67. Mba beda single sama multiple entry apa sih? Mama sy mau mengunjungi kakak yang melahirkan,stay skitar 90 days. Tapi klo mau diperpanjang,enaknya sy ngurus single/multiple dr skarang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Single= 1x masuk negara tersebut.
      Multiple= Bisa berkali2 masuk negara tsb selama periode berlakunya visa.

      Delete
  68. Mbak, utk dokumen urus visa ke Jepang tertulis copy KTP (surat keterangan domisili) ini maksudnya apa ya apa pilih salah satu copy KTP atau suket domisili.mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini maksudnya adalah kalo KTP nya bukan KTP Jabodetabek, harus menyertakan surat keterangan domisili dari kelurahan tempat tinggalnya di jakarta

      Delete
  69. Hi...

    1. Mau tanya kalau tiket pesawat / kode booking harus ya?
    karena kalau beli online kita harus langsung bayar. time limit dari airline gak lama.
    kalau kita langsung beli takut visa di tolak.

    2. kalau kita kasih asal2 misal tanggal 20 mar sd 28 maret. ternyata pas beli misalnya maju atau mundur dari tanggal tersebut bgmn?

    Ahlan

    ReplyDelete
    Replies
    1. HI Ahlan, saya coba jawab:

      1. Ngga mesti udah dibeli, kode booking dari travel agent aja bisa kok
      2. ngga masalah selama perginya sesuai dengan periode berlakunya visa yang diberikan

      Delete
  70. Hi. Kebetulan aku jg lg mau ngurus visa ke jepang. KTPku KTP batam. Mggu lalu cb ke kedubes di jakarta tapi lgsg ditolak katanya KTP batam masuk yurisdiksi konsulat medan. Apa ada cara lain selain hrs ke konsulat medan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya memang kalau buat visa itu harus sesuai yurikdisi domisili KTP nya. Kalau memang KTP Batam harus di Konsulat Jepang di Medan, kalau mau ngurus di Jakarta mungkin bisa kalau ada surat domisili dari kelurahan tempat tinggalnya di Jakarta. Jadi memang jelas walaopun KTP Batam tapi kerja di Jakarta untuk periode yg lama misalkan.

      Delete
  71. Halo mba mau nanya, saya pergi dengan mamah saya, kita berdua kan hitungannya sama-sama orang dewasa ya, tapi kalo dokumen keuangannya satu saja (punya mamah saya)kira-kira bisa ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tetap dokumen keuangannya sendiri2, karena kalau sudah dewasa dianggap memiliki tanggung jawab financial sendiri2

      Delete
  72. Hallo mbak Vari,

    Mau tanya nih, untuk estimasi biaya per hari di jepang untuk visa apa masih berlaku 1jtan. InsyaAllah saya mau pergi di bulan Juli selama 9 hari. Was2 banget mau buat visa jepang. Terus, ke jepang kan dengan biaya sendiri dan mau jalan2, nahhh kalau misalnya disana ada teman yang mau kasih tempat menginap selama beberapa hari apa perlu pake undangan gitu?,

    Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Felin, kalau jepang emang agak mahalan sih, kemarin februari ini saya berdua suami itu habis 5 juta (diluar pesawat dan hotel dan Train Passes) untuk 5 hari disana. Tidak termasuk biaya belanja2 ya, paling makan, terus subway, nyemil2, tiket masuk sana sini

      Delete
    2. Mbak, mau tanya lagi dong. Pembuatan visa kan melampirkan print out rek 3 bulan. Nahh,,, saya cuma punya payroll doang.. itu gimana?, Apa bisa pakai payroll?.

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. payroll itu sistem pembayaran gaji langsung ke rek karyawan, mbak. khusus terima gaji doang. hehehhehe...

      Delete
    5. Kenapa ga print out rekening karyawan yg terima gaji itu aja?. Gak mungkin lah karyawan mosok ga punya rekening bank. Emang nyimpen duitnya dimana? Celengan? :)

      Delete
    6. hahahhahahhaha... celengan masih perlu juga sih mbak.. Berarti pakai itu rek karyawan boleh ya. Takut g diperbolehkan aja mbak, terus kalau masalah Surat ket kerjanya yg penting pakai english kan mbak?, g harus ikutin cth2 yg beredar di google? Soalnya kan tiap perusahaan punya style masing2. Ini pertanyaan makin banyak aja ya mbak saya nya. Jangan di marahin ya mbak. hehhehe

      Delete
    7. Bantu jawab kak, kalau payrol itu semacem slip gaji berarti beda sama rekening tabungan/rekening koran kak :)

      Delete
  73. maaf mbak, mau tanya, kalau untuk ngurus pembuatan visa diwakilkan oleh sepupu bisa ga ya? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa asalkan dikasih surat kuasa bermaterai itu sepupunya

      Delete
  74. Hi mbak
    Mau tanya kabarnya sekarang apply visa jepang antri bgt ya. Pengalaman mbak di 2 x apply kalau boleh tau datang jam berapa dan baru dipanggil jam berapakah?
    Bagaimana juga dengan saat pengambilan? Datang jam brp dan dipanggil jam brp?
    terima kasih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari 3x apply visa Jepang, sy selalu ada di depan kedubes antara jam 7 - 8 pagi. Early riser get the worms :)

      Delete
    2. Oiya saat pengambilan kan jam 1 biasanya saya udh disana jam 12 siang. Jam 1.15-1.30 biasanya udah selse/udh keluar.

      Delete
  75. halo. mao tanya nih, kalo form applikasi visa kita tanggal 7 april, trs trnyt tgl 7 ga sempet ke kedutaan.

    trs kita baru sempet ke embassy nya untuk daftar tanggal 9 apakah gpp?atau hrs print ulang lg sesuai tanggal 9 jg?

    thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bantu jwb kak. Isi tanggalnya di lokasi aja berati kak. Atau skalian isi form baru :)

      Delete
  76. Hai mba Vari, salam kenal . aku ovi dari bogor.

    Mau tanya ttg kepengurusan visa jepang. Dibagian aplikasi dan itinerary kan ada keterangan kita nginep dimana, nah aku nginep di 2 tempat, yang pertama sih di hotel jadi mudah isinya. Kalau aku nginep ditempat yg pesannya via AIRBnB gitu gimana ya isinya? Karena ga ada nama tempatnya. alamatnya sih ada. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. cari aja dari booking.com or agoda nama hotel yg sesuai dgn itinerari yg udah dibuat

      Delete
  77. Maaf mba, saya mau tanya. Saya ingin ke Jepang tapi agak was2 karena paspor saya masih kosongan alias belum pernah kemana2. Kalo biaya sudah ada. Kira2 apakah kalo belum pernah kemana2 sebelumnya bisa menjadi salah satu penyebab ditolaknya pengajuan visa ke Jepang?

    Lalu, saat visa sudah diterima, itu berlaku untuk berapa bulan ya sebelum expired? Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penyebab visa manapun ditolak biasanya jika yg apply dianggap akan potensi menjadi imigran gelap disana. Contohnya salahsatunya adlh yg tdk punya pekerjaan tetap di negara asal, yg punya uang tapi tdk jelas asal muasalnya (disinyalir money laundering) dst.

      Delete
  78. Hi mba, salam kenal. Saya mau nanya kalo pengurusan visa yang dilampirkan bukti print out tiket pesawat dan tempat tinggal mesti di print berwarna mba? atau gak perlu? terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga perlu. Item putih aja. Selama printnya di kertas A4

      Delete

Boleh kok komen apa aja, nanya apa aja, curcol jg boleh. Minta di blogwalk jg boleh. Yang ga boleh itu pasang link ke website jualan ya. Tolong punya etika, jangan numpang iklan gratisan.

Spam komen link jualan = Delete.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Booking.com
Gadgets By Spice Up Your Blog