badge

Tips : Transportasi di Bangkok

Buat yang mau jalan-jalan ke Bangkok, berikut saya kasih info transportasi selama di Bangkok, dimulai dari yang paling saya favorit sampai yang paling kurang saya suka :

1. BTS Sky Train (Bangkok mass Transit System) dan MRT 
Semacam monorail lah, jalurnya lumayan banyak, hanya saja untuk beberapa tujuan wisata ngga semuanya tercover. Buat peta BTS bisa dilihat disini. Sementara peta MRT bisa dilihat disini. Tapi teliti ya karena disitu mereka cantumkan juga rute untuk Bus jadi bukan monorailnya aja. Perbedaannya antara BTS dengan MRT selain perusahaan operatornya itu kalau BTS itu sky train jadi keretanya berada di permukaan tanah (dengan jalur monorail diatas jalan mobil) sementara kalau MRT itu dibawah tanah. Untuk tarif perjalanannya sih murah ya, tapi antara tiket BTS dan MRT ngga bisa dipakai bersama loh, jadi kalau punya tiket BTS ya pakenya cuma bisa di BTS dann sebaliknya. Detil tarifnya bisa dilihat disini (klik pada peta; titik awal keberangkatan dan titik tujuan untuk tahu berapa tarifnya).

Kalau menginap di Siam/Sukhumvit sih lumayan enak karena dari ujung ke ujung tercover BTS/MRT. Makanya saya agak malas kalau nginep di area Khaosan misalnya. Dari Bandara itu bisa ke kota dengan Airport link cuma aja harus turunnya di Playa Thai kalau menginap di areal Siam/Sukhumvit. Itu titik terakhir Airport Rail Link.Secara keseluruhan sih layanannya okelah, bersih juga yang pasti ngga sejorok di Manila atau di NYC Subway gitu deh, murah kalo dibandingin naksi tentunya, reliable juga ya. Saya sih seneng naik ini walopun ngga semua BTS station ada eskalatornya ya, jadi kalau pilih hotel itu selain deket BTS station perhatikan juga ada eskalatornya ngga, soalnya kalo bawa koper  itu gempor bok naik tangganya pergi pulang ke bandara.

2. Taksi
warna warni taksi di Bangkok
Sejujurnya saya  lebih pilih naik taksi kalau selama perjalanan lebih dari 2 orang, terutama ke area yang tidak terjangkau BTS. Tapi liat-liat kemacetan juga sih ya. Soalnya di Bangkok macetnya lumayan walopun ngga separah Jakarta (some might say almost similar but obviously they have never been stuck from Thamrin to Lebak bulus for 8 hours). Naik taksi menurut saya cukup murah dibandingkan dengan taksi di Jakarta, bahkan taksi yang tariff bawah sekalipun, mereka pakai argo kok ngga perlu adu urat kayak di Manila atau di Malaysia. Tarif buka pintunya itu THB 35 lalu pertambahan rate itu setelah 2 km itu THB 2/km, ada surcharge pada saat macet yaitu THB 1,25 kalau cuma bergerak 6km/jam. Hanya saja banyak supir taksi di Bangkok yang kaga bisa bahasa Inggris bok. Paling bagus kalo udah ngambil peta Bangkok dari bandaranya yang biasanya ada keterangan tempat-tempat dalam bahasa Thai. At some There were moments when I was pretty tired then I just talked  to them in Bahasa while pointing out the map.

3. Tuktuk.
Bentuknya kayak Bajaj tapi lebih terbuka. Only for the adventurous one or if you with the locals. Mungkin coba sekali lah ya buat pengalaman. Saya juga gitu, kalo ngga karena semisalnya lagi nemenin temen yang pertama kali ke Bangkok buat naik ini sih saya ogah naik tuktuk kalo ngga bener-bener kepaksa. Bukan cuma nawarnya susah karena supirnya juga rebyek diajak ngomong Enggres, tapi juga gile jek kalo nyetir serasa pembalap semua. udah gitu yang paling menyebalkan adalah, kalo mereka tau kita turis tuh suka ditawarin anter-anter ke tempat belanja, kirain pasar lokal yang eksotis gitu ya, ngga taunya itu loh toko-toko yang suka dikunjungi kalo kita ikutan paket tour, kayak ke toko Giok, toko sutra, toko teh dsb. Males banget.

Selain itu juga bisa sih naik Bis lokal, tapi karena rata-rata tulisan nomor bisnya juga pakai tulisan Thai yang keriting plus ngga ngerti gimana cara bilangnya kalau mau turun jadilah saya ngga pernah juga naik bis selama jalan-jalan di Bangkok. Mungkin bisa juga kalo mau cari sewa sepeda/motor/mobil ya tapi karena saya belum pernah dan ngga kepengen juga deh nyetir/ngayuh sepeda disana, hadeh panas dan macet bok, di Jakarta aja gw ogah.

Buat yang kuat jalan kaki sih terutama di area Grand Palace dan sekitarnya itu bisa juga jalan kaki. Toh di Bangkok banyak kok tempat pijet refleksi yang murah meriah dan enak.

Photo Credit :

4 comments:

  1. mau tanya ya mba kira2 punya iitinary utk ke pattaya ga ya?truss klo bandara uttapao itu letaknya di pattaya kan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hello, maaf banget saya baru balas2in komen lagi nih, lagi sibuk ga jadi bloggerdulu, hehehe...btw soal pattaya, saya kebetulan 2x kesana itu diundang orang, jadi saya ngga bikin itinerari..maaf ya

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Hello, this weekend is good for me, since this time i am reading this enormous informative article here at my home. Bangkok to Pattaya

    ReplyDelete

Boleh kok komen apa aja, nanya apa aja, curcol jg boleh. Minta di blogwalk jg boleh. Yang ga boleh itu pasang link ke website jualan ya. Tolong punya etika, jangan numpang iklan gratisan.

Spam komen link jualan = Delete.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Booking.com
Gadgets By Spice Up Your Blog