Senin, 11 Juni 2012

Turki Trip : Persiapan Perjalanan

Perjalanan saya kali ini dalam rangka menyenangkan hati orang tua, dalam hal ini; Ibu saya. Beliau sudah lama sekali ingin pergi ber wisata ke Turki, sejak dari umroh tahun 2008. Oleh karenanya, sebagai 'hadiah' ulang tahun aja saya ajak beliau kesana. Jadi perjalanan kali ini hanya kita berdua, suami ngga ikut karena selain pekerjaan tidak bisa ditinggal juga sepertinya dia kurang tertarik untuk ke Turki.

Sengaja saya mencari paket tour aja dari travel agent untuk perjalanan ke Turki ini, sebab saya pikir dengan mengajak ibu saya yang sudah cukup berumur ini jalan-jalan selama kurang lebih 10 hari, dibutuhkan stamina yang cukup. Sementara kalau urus sendiri belum tentu bisa mendapatkan kenyamanan yang sama dan harga yang lebih murah juga. Kalau ikut Tour kan kita cukup duduk manis di bus, mendengarkan penjelasan guide, kadang juga sampai ketiduran. Selain itu pertimbangannya adalah; saya kali ini tidak punya cukup waktu untuk browse sana sini, apalagi tempat-tempat wisata di Turki cenderung berjauhan, beda - beda kota, jadi bukan hanya di Istanbul atau Ankara saja.
Setelah browse di internet dan juga datang ke pameran wisata di JCC, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan jasa Toya Yatra Tour sebagai travel agent perjalanan kita kali ini, selain secara harga juga cukup sesuai budget saya; USD 1850 per orang untuk 10 hari perjalanan. Pesawatnya menggunakan Turkey Airline. Saya langsung wanti-wanti untuk pesan menu halal untuk makanan on-board kami berdua.Walaupun Turki mayoritas penduduknya beragama Islam, tapi mereka sekuler sekali, karena kedekatan lokasi dengan benua Eropa, dan secara politis mereka ingin sekali masuk ke Uni Eropa, jadi banyak tekanan untuk tidak terlalu pro-Islam. CMIIW ya soal ini sebenarnya bukan area pengetahuan saya juga sih.

Memang agak mahal karena sudah masuk liburan anak sekolah, soalnya susah juga nyari tanggal keberangkatannya supaya cocok dengan situasi kesibukan saya dan ibu yang sulit juga untuk dibarengin. Menjelang keberangkatan, ada berita bahagia, ternyata kita mendapatkan diskon USD 250 lagi, yey! senangnya. Ternyata tour ini diadakan oleh salah satu tour agen besar yaitu ATS yang dari dulu jadi favorit saya kalau 'terpaksa' pergi ke negara-negara yang saya males urus berangkat/travel sendiri.

Persiapan untuk visa Turki nyaris tidak ada, karena memang Turki merupakan salah satu negara Eropa (dan Asia) yang sudah membuka bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia sejak tahun 2009.

Yang agak menyulitkan justru persiapan packing baju yang akan dibawa, karena walaupun saat kami kesana itu merupakan musim panas, namun belajar dari pengalaman ke Eropa beberapa kali juga musim panas namun udara tetap dingin, jadilah saya bingung setengah mati untuk menentukan isi koper. Setelah beberapa kali bertanya ke Tour Leader kami; Reindy via telepon, disarankan untuk membawa baju katun biasa saja plus jaket tipis dan syal serta topi, jadi tidak perlu long john (sebab saya pernah lho pakai long john sewaktu ke New Zealand di musim panas, bener-bener dingin soalnya).

Saya akhirnya membawa beberapa item sebagai berikut:
- summer dress dengan warna-warna ceria (caelah...)
- 3 buah atasan.
- legging (standar; hitam dan coklat tua),
- 3 buah sweater cardigan
- jaket windbreaker warna abu silver.
- 3 buah syal
- 3 buah tas tangan ; Mango gold tote, Jan Sport ungu kombinasi dan foldable backpack hijau.
- sepasang boot kesayangan saya.
- sepasang gold flat shoes yang saya beli di Singapura.
- 2 buah topi ; my brand new black wide straw hat dan white cloche hat yang beli di Payless.

Koper yang saya bawa adalah koper Polo saya yang medium, warna pink ngejreng, sementara ibu saya meminjam koper Delsey saya yang besar hard case, lebih enak itu sebab rodanya bisa berputar 360 derajat jadi lebih mudah membawanya.
2 kopor bagasi saya dan Ibu.
Selain itu saya juga hanya membawa USD 500 untuk bekal perjalanan, karena saya pikir sama aja bisa menarik Turkish Lira di ATM nanti disana saja.

Untuk hiburan selama diperjalanan, suamiku yang baik hati sudah menyimpankan 10 buah film-film terbaru di iPad saya, juga menambahkan lagu-lagu di iPod shuffle saya, lumayan untuk 9 jam penerbangan dan juga perjalanan darat antar kota dengan bis nanti.
Selain itu untuk urusan gadget, kamera saya bawa 2 buah ; Canon G10 dan IXUS S220 lengkap dengan memory card baru 16 GB, gila gak tuh.

Kayaknya cukup oke kan persiapannya, enaknya kalau pergi pakai tour ya gini, bisa packing buat gaya seheboh mungkin karena ngga kayak backpacking, kemungkinan besar ada porter ataupun kalau barang kita terlalu berat karena check-in kemungkinan masih ada anggota rombongan yang bisa kita tebengin, hehehe.

OK we're ready to go! Turkiyeee...here I comeee!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

IBN