Thursday, December 22, 2011

Cara Membuat SIM International

SIM International (kami) , hehehe
Semula ide untuk membuat SIM International ini sudah pernah ada beberapa tahun yang silam, namun karena dilihat tidak adanya kebutuhan untuk itu, selain itu kalau ke Vietnam, Thailand atau negara ASEAN lainnya (kecuali Singapore) kami masih bisa menggunakan SIM A atau C biasa untuk menyewa mobil ataupun motor. Sementara ke negara lain ngapain juga nyetir mobil, sarana transportasinya sudah lebih dari memadai, mungkin kalau ke Amerika lagi baru butuh.

Namun akhirnya dalam rangka mau ke New Zealand ini lah akhirnya tercetus lagi ide untuk membuat SIM international ini. Semula saya kira masih di kantor IMI senayan, ternyata sudah sejak Desember 2010 menurut websitenya TMC Metrojaya sudah bisa diurus langsung ke :

DITLANTAS Jakarta 
Jl. MT Haryono Kav 37-38 (Dekat Menara Saidah)
Jakarta Timur
Telp: 021-7948437

Siapa aja yang bisa membuat SIM Internasional ini? 
Semua yang memiliki SIM Indonesia (A,B1,B2,C) dan pemegang Paspor (atau KITAP).
SIM international ini tidak berlaku di Indonesia dan hanya bisa dipakai di luar negeri dengan menyertakan SIM lokal Indonesia.

Apa saja syarat pembuatan SIM International ini?
  • 1 buah materai Rp 6000,-
  • 3 lembar pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang biru dan menggunakan baju berkerah (untuk pria, harus berdasi)
  • SIM asli dan 2 lembar fotokopi 
  • KTP asli dan 2 lembar fotokopi
  • Paspor RI asli dan 1 lembar fotokopi
  • Untuk WNA, KITAP asli dan fotokopi
Berapa lama masa berlakunya?
Masa berlaku SIM ini 1 tahun dari tanggal pembuatan dan  bisa diperpanjang kalau habis 

Berapa Biayanya?
Biayanya sebesar Rp.250.000,- untuk pembuatan baru dan Rp.225.000,- untuk perpanjangan.

Gimana Cara Pengajuannya?
Begitu sampai di DITLANTAS, tempat untuk mengurus SIM-nya ada di bagian dalam, samping masjid. Masuk, isi buku tamu, isi formulir yang diberikan petugas dan serahkan semua persyaratan pembuatan SIM yang diminta tersebut diatas itu, termasuk biaya pembuatannya. Nanti akan diberikan tanda terima dan diminta menunggu. Proses menunggu sih tergantung nasib ya, hehehe, kalo pas rame ya lama, tapi kalau pas hoki ya cepet, kebetulan suamiku tidak sampai 1 jam sudah beres.

Bentuknya kayak gimana?
Gak usah muluk-muluk membayangkan seperti SIM berukuran kartu kredit yang bisa ditaruh di dompet gitu...ini mah ngga bisa ditaruh di kantung celana, kecuali kalo celana lo ukurannya ampun gedenya :), ini SIM ukurannya gede sedikit (20% lah) dari paspor, bentuknya semi buku dengan ada bagian yg foldable dan dengan sampul muka bahan mirip sampul paspor yang ijo jelek itu, cuma bedanya ini warna biru benhur.

Di dalamnya berisikan selain keterangan dalam bahasa Indonesia translasi untuk bahasa Inggris, Rusia, Spanyol, China, Portugis,Jerman, Arab, Perancis (kenapa gak ada bahasa Jepang ya?) yang sebenernya hanya memberikan keterangan : Nama, Tanggal Lahir, Alamat dan Keberlakuan SIM ini untuk kendaraan apa (mbecak gak ada yo..).
Yah seperti ini lah :

Cakepkan suamiku? #eh


TIPS:
1) Sebaiknya datang dari pagi supaya tidak banyak antrian dan SIM bisa selesai dalam 1 hari (tidak perlu bolak balik).
2) Tidak perlu pakai Calo, wong gampangnya banget-banget.
3) udah gitu aja..

Artikel Terkait



1 comments:

  1. Duh, gw nyeseel banget ini gak diurus sejak gw masih di Indo. Sekarang di US, gw ketiban reseh benerrr ngurusnya!!

    ReplyDelete