Howdy Fellow Travelers !

Kuliner Singapura : Best Laksa in Singapore



Saya selalu suka dengan masakan Laksa ala Singapore. Jadi kalau sedang di Singapura saya selalu menyempatkan diri makan Laksa di beberapa tempat yang terkenal di Singapura.

Laksa sendiri merupakan hidangan sup hangat yang bahannya termasuk mie yang mirip bihun warnanya tapi teksturnya lebih tebal (mee hoon), berkuah santan agak pedas dan sedikit asam, dengan isi berupa potongan bakso ikan, udang, bahkan kerang, disertai taburan tauge.

Berikut beberapa tempat yang pernah saya datangi dan worth to mention sebagai tempat makan Laksa paling enak di Singapura.

Salah satunya saya pernah nyobain Laksa yang berada di salah satu stall di food court Food Republic- Ion Orchard. Rasanya cukup enak dan mantab. Harganya lumayan sih semangkuk yang cukup besar itu $7.

Sementara untuk harga yang lebih murah dengan rasa tidak kalah lezatnya bisa dicoba di restoran Qiji di area Bugis. Seporsinya itu di kisaran $5. Rasanya juga enak.

Namun dari semua Laksa yang pernah saya coba, Laksa yang paling enak di Singapura adalah di 328 Katong Laksa. OMG kuah Laksanya itu mantab banget ngga ada yang bisa ngalahin deh. Bahkan kalau pernah nonton di TV ada acara Hawker's Food Challenge itu Gordon Ramsay berusaha menandingi Laksa buatan 328 Latong Laksa ini, tapi kalah dong dia.


Banyak yang lebih memilih Laksa buatan 328 Katong Laksa ini daripada Laksa buatan Gordon Ramsay. Hebat gak tuh. Pilihannya ada 3 macam Laksa yang dijual, ukuran mangkuk Small harganya $5, ukuran mangkuk Big harganya $7 dan untuk Claypot Seaafod Laksa harga semangkuknya $8. Lokasinya ada 4 tempat silakan dilihat Lokasi 328 Katong Laksa.

Tempat makan Laksa enak di Singapura lainnya, bisa dicoba di :
Depot Road Zhen Shan Mei Claypot Laksa
#01-75 Alexandra Village,120 Bukit Merah Lane 1

928 Yishun Laksa
928 Yishun Central 1, malam tutup.

Maap foto-fotonya blur, ngga merepresentasikan kenikmatan dan kelejatannya yang sebenar-benarnya sih, abis udah laper banget pengen buru2 makan, hihihi.

Disclaimer: This is not a paid article, I am not related to the owners of these businesses nor anything. The post is written solely based on my experience at the time. 





Read more »

Kuliner Singapore : Nyobain Udders Ice Cream


Sehabis makan malam Laksa paling enak se-Singapura (hihihi lebaaayyy, eh tapi bener cyin), KY ngajak saya untuk dessert es krim di Udders Ice Cream di dekat situ juga. Btw saya kemarin itu datengnya ke United Square mall, yang mana MRT terdekatnya adalah Novena. Sebelumnya sih kami tadinya mau nyobain kue chocolate fudge yang katanya enak banget dan lagi beken di Singapura; Matt's. Etapi tempat itu ajaib banget jam 6 sore udah tutup dong sementara kita aja baru mau dinner jam 18.30, lah begimane.

Nah buat yang belom tau, kata 'Udders' itu sendiri merupakan bagian tubuh dari Sapi atau mamalia ternak lainnya seperti kambing, domba, rusa, yaitu kantung susu buat para bayi mamalia ternak itu menyusui.
Kira-kira beginilah ilustrasi yang dimaksud dengan 'Udders' itu apah, maap saya ngga ngerti bahasa Indonesianya apaan untuk kata benda ini.
Apa sih udder itu?

Jadi kayaknya si Udders Ice Cream ini emang ngambil nama brandnya karena es krim-nya berasal dari susu sapi lah yaa..

Mereka menyediakan berbagai rasa yang menurut saya sih lumayan unik-unik, karena menggunakan pilihan bahan yang ngga biasa juga buat jadi es krim, seperti ; 
  1. Chocolatey Kit Kat - eskrim rasa coklat dengan crunchy wafer Kit Kat.
  2. Snickers Mars Honeycomb Vanilla - Eskrim vanila dengan kombinasi wafer Mars dan Snickers.
  3. Horlick Balls - eskrim dengan rasa miniman sereal merk Horlick yang terkenal enak itu.
  4. Earl Grey - eskrim dengan rasa teh Earl Grey tentunya.
  5. Peanut Butter Crunch - es krim rasa selai kacang dengan taburan kacang juga.
  6. D24 Durian - ya udah pasti lah eskrim rasa duren dan ada 2 macam es krim rasa durian ini, yang satu lagi itu Mao Shan Wang Durian, menggunakan bahan dasar duren terenak katanya, hehhee.
  7. Red Velvet - terinspriasi sama kue Red Velvet pastinya, rasanya emang mirip banget sih tapi menurut saya sih mendingan makan kue-nya aja, hihihi.


Buat yang boleh makan eskrim beralkohol, nah disini banyak banget pilihannya dan rata-rata best seller, karena memang di Udders Ice Cream ini terkenal dengan berbagai eskrim yang menggunakan minuman beralkohol paling terasa, alias liquor-nya tuh dibanyakin ngga cuma ala kadarnya aja.
Pilihan rasa untuk eskrim yang liquor based ada dan semuanya saya cobain, hehehe ; 
  1. Wine Berries - eskrim rasa buah beri yang menggunakan campuran red wine.
  2. Orange Choc Bitters – rasanya itu campuran coklat pekat, jeruk dan dengan liquor triple sec, bukan selera saya sih ini, tapi termasuk best seller di Udders ini.
  3. Bailey’s & Bourbon - ya udah pasti lah ya rasa Bailey's cream dan bourbon, enak sih tapi saya ngga pilih ini, cuma nyobain doang. Ini juga termasuk Best Seller-nya UDders.
  4. Rum Rum Raisin - Rasa Rum Raisin tapi dengan ekstra rum. Saya ngga terlalu suka Rum Raisin, tapi ini pun termasuk Best Seller-nya.
  5. Tira-miss-u - ya udah sesuai nama ya, ini rasa Tiramisu dengan based liquornya brandy dan cognac. Saya cukup suka dengan rasa ini, dan cocok deh jadi salah satu Best Sellernya.
  6. Butterscotch Whiskey - rasanya legit manis kayak permen butterscotch tapi ada rasa wiskinya juga, saya kurang doyan.
  7. Caffè​ Amaretto - seperti judulnya ya rasanya kayak kopi gitu lah. Biasa aja buat saya
  8. Soursop Vodka - ini rasa paduan sirsak dengan jeruk kalamansi dengan sedikit rasa vodka.
  9. Oktobeer - yang ini es krim menggunakan bir Erdinger sebagai rasa utamanya, kayaknya sih ini seasonal berhubung baru selesai Oktoberfest kali yah, liat infonya di FB Udders Ice Cream juga.
  10. Cereal Killer - nah ini pilihan saya, selain namanya cukup catchy juga rasanya lebih unik dibanding yang lain juga tidak terlalu alkoholan. Rasanya campuran biskuit karamel, cornflakes dan bourbon, kalo kata websitenya Udders sih ; It's an ice cream to die for.

Masih banyak rasa lainnya mungkin bisa dilihat langsung aja di websitenya Udders buat kepengen tau lainnya, mereka juga jual menu dessert lain yang menggunakan eskrim juga seperti pancake, wafel juga minuman ringan lainnya.

Tokonya sendiri ternyata surprisingly lumayan luas, kalau dari luar sih saya kira kecil gitu palingan cuma 3-4 meja duduk, eh ternyata ngga loh, banyak gitu tempat duduknya, ada yang di dalam maupun di luar. Ada 5 Udders Ice Cream outlet di seantero Singapura; Upper Thomson Outlet, Serangoon Garden Outlet, Siglap Outlet ( Upper East Coast Road), Novena Outlet dan Bukit Timah Outlet. Rata-rata jam bukanya dari jam 12 siang hingga 11 malam.

Novena outlet.
Harga per cup-nya beda-beda tergantung ukuran dan berapa jenis eskrim, mulai dari S$ 4.90 hingga S$9, ada 3 tipe ukuran; Small, Medium dan Large. Saya sendiri beli yang Small itu S$ 4.90 aja nyobain yang rasa Cereal Killer, abis setelah nyicip sana sini berbagai rasa yang disebutin diatas tadi, walopun banyak yang saya suka tapi saya paling suka rasa ini, saya tuh emang sukanya yang rasanya ngga terlalu manis, terus salted caramel gitu lah, kalopun coklat sukanya dark choco.

Kalau makan eskrim, kamu paling suka rasa apa?.


Photo Credit:

Disclaimer: This is not a paid article, I am not related to the owner of this business nor anything. The post is written solely based on my experience at the time. 


Read more »

Jangan malas refund GST di bandara Changi



..atau di bandara manapun yang negaranya menyediakan fasilitas Refund GST.

Soalnya lumayan banget loh kalau belanjaannya lumayan mahal (diatas $150 kita bisa balik uangnya itu sekitar $6-7). Saya udah beberapa kali mengalami untungnya refund/klaim balik GST terutama di bandara Changi, Singapura. 

Pernah saya beli iPad 2 di Orchard sekitar $525 dan dapat klaim balik yang lumayan lah sekitar $ 30 an, lalu saya pernah beli juga iPad mini ($500 an, lupa tepatnya) yang sekarang saya pakai ini di Far East Plaza dan refund GST di Changi juga lumayan klaim bisa buat jajan Sushi, hehehe.

Nah, lumayan kan kalau nuker/balikin GST-nya mau dapet tunai, bisa dipake buat jajan lagi di Changi...yihaa.. hahaha. Tapi akhir-akhir ini saya lebih milih buat klaim dibalikinnya ke kartu kredit saya lagi aja. Lumayan kan selisihnya ngurangin beban bayar tagihan berikutnya. Kalau refund GST memang ada 2 pilihan. 

Kita bisa minta dikasih tunai saat itu juga dikasih ataupun dikreditkan ke kartu kredit kita sekitar 10 haru kerja dari saat kita Refund GST tersebut. Oiya jangan lupa sewaktu belanja sebelumnya saat di kasir tanya bisa ngga GST refund, karena ngga semua belanjaan itu bisa direfund. 

Untuk jelasnya mungkin bisa dibaca disini. Lalu juga jangan lupa jika memang sudah termasuk bisa di klaim GST, bilang sama kasirnya kalau nanti di Changi mau klaim GST jadi dia nanti akan siapkan slip barcode yang menyatakan itu, paspor kamu juga akan diminta buat input data. Contoh slip barcode refund GST nya seperti yang di kanan ini.


Sejak tahun 2012 proses GST refund di Changi udah lebih enak karena ada mesin otomatis kayak mesin ATM gitu yang bisa kita gunakan untuk klaim refund, namanya eTRS self-help kiosk.

Cara klaim/refund GST menggunakan kiosk ini juga cukup simpel dan mudah.

eTRS self-help kiosk
1. Siapkan Paspor, slip barcode klaim GST dari toko dan Kartu kredit yang dipakai untuk pembayaran saat belanja).

2. Swipe aspor ditempat yang disediakan.

3. Pilih "declare eligibility and acceptance" untuk syarat dan ketentuan Tax Refund.

4. Scan barcode yang ada di slip GST refund dari kasir toko tempat kamu belanja dan konfirm detil pembelanjaan yang berhak diklaim seperti yang tertera di layar.

5. Pilih metoda klaim pengembalian uang yang diinginkan, bisa kartu kredit (butuh 10 hari kerja untuk prosesnya) atau tunai, langsung diambil di loket Central Refund Counter (CRC) lokasinya di Departure Transit Lounge (setelah Imigrasi keberangkatan)

Gampang kan?. Makanya sekarang jangan males lagi ya buat klaim GST :) Siapa hayo yang rajin klaim GST kalo lagi jalan-jalan?...

Disclaimer : This article is written according to writer's experience by Nov 2014, this is not a paid article. Should you need further clarification upon this, you may check the updated regulation to relevant websites, such as this, this and this. 

Photo credit :
eTRS self-help Kiosk from here.


Follow my blog with Bloglovin

Read more »

Spore Trip : Belanja di Sephora dan Mustafa Center


Jarang-jarang posting hasil jarahan belanja nih. Bukannya niatnya pamer tapi kadang ada aja yang suka nanya belanja apa kalo lagi jalan-jalan. Kali ini kebetulan sebenernya bukan trip belanja ke Singapura, tapi sempet mampir ke 2 tempat ini dimana di Mustafa Center dan Sephora ini selama trip saya dan temen-temen di wiken ini sempat heboh belanja. Saya sih ngga terlalu kalap abis cuma bawa tas ransel 30L, mau ditaro dimana juga tuh barang kalo belanja heboh.

Kalap di Sale 20% SEPHORA.
Apah..ngga tau Sephora? boong banget kalo cewek ngga tau Sephora, hahaha. Untuk Sephora kali ini saya dan Myrna pertama liat-liatnya di Sephora Ion Orchard. Aduh gile mak ramenya. Liat aja itu foto utama itu depannya Sephora Ion Orchard, itu baru diluarnya, belum di dalam udah umpel-umpelan kayak pasar senggol. Lagi promo diskon 20% buat dua hari aja untuk member dan hari itu terakhir dong. Cuma karena rame banget dan antrian kasirnya lumejen bikin kalo kebelet pipis bisa pipis di celana stres akhirnya kita cabut dah. 
Myrna, preman Sephora #eh
Gak usah kuciwa. Maleman baru ke Sephora di Marina Bay Sands dan ngga rame sama sekali berhubung udah jam 10 malem kejar-kejaran deh belanja mau tutup toko. Intinya sih cuma mau beli SKII facial essence treatment (FET) yang udah mau abis, kebetulan ada yang paket sekalian essence 75ml, masker dan clear lotion 30ml itu $99 sama kayak harga yang FET 75ml single.
Udah gitu diskon kan 20% ..lumayan dong. Terus beli Benefit too melted lip Nude $30 hasil contekan punya Dindot dan terakhir  oil free foundation Laura Mercier $73 titipan Dindot. 

Belanjaan di Sephora Singapur.

Ragu-ragu mau beli mini palet Naked basic 1-nya Urban Decay karena lebih suka Bobbi Brown punya tapi gak ada disitu. Myrna ngga beli apapun karena Shu gakmurah Uemura yang dicari ngga ada. Total saving dari yang seharusnya bayar $202 jadi cuma $161 ajah dong berkat diskonan 20% promo member Sephora-nya Myrna. Udah gitu dapet GST refund sekitar $8 lah...Lumayan banget.

Menggila di MUSTAFA CENTER.
Kali ini ngga ke IKEA dong *I'mproudofmyself*. Tapi tetep ke The famous Mustafa Center di Little India. Sebisa mungkin kalo belanja di Mustafa Center ini harus fokus. Tau sendiri itu bangunan isinya barang segala macem ada dan harga juga sedikit miring daripada di luaran lainnya kayak Guardian atau Watson, kalo orang lokal sih kayaknya jarang kesini, apa saya ajah yang ngga tau. 
Hasil Belanjaan di Mustafa Center
Mustafa Center ini buka 24 jam dong jadi kalo kesini mendingan saat semua toko/mall ataupun atraksi lainnya di Singapura udah tutup. Kalau kita kemarin ke Mustafa Center itu nyampe sana udah sekitar jam 23.30. Ngubek-ngubek akhirnya keluar dari situ nyaris jam 3 pagi. 
Romoss Powerbank 10400mAh
Isi tokonya kan bener-bener segala ada ya, jadi kalo ngga tau mau beli apa disini sih emang keblinger. Saran saya kalau kesini udah tau dulu harga di pasaran berapa jadi punya pembanding. Tapi kalau mau cari oleh-oleh sih disini udah paling bener, lebih murah, pake AC dan ga ribet nawar. Mustafa Center ini jual mulai dari coklat, tipikal oleh-oleh (gantungan kunci, T-Shirt, magnet kulkas dst), cemilan, makanan pokok, make up, toiletries (favorit saya karena banyak merk yang ngga masuk Indonesia), Obat OTC (termasuk suplemen vitamin) yang kadang ngga ada di Indonesia, baju, parfum, tas, koper, jam tangan, elektronik, henpon, aduh grebeh tebeh lainnya deh,...pusing bisa gila kalo udah disitu bisa jereng kalo mau dilihat semua.
Belanjaan kali ini cukup fokus sesuai rencana. Saya beli Dove facial wash setengah lusin. Produk ini sudah tidak ada lagi di Indonesia dan di Singapura pun cuma ada di Mustafa Center. Lalu Teh Tarik merk Owl, Vaseline cocoa butter petroleum jelly buat lipbalm, Vicks for baby dan terakhir yang paling mahal ya Powerbank merk Romoss 10400 mAh ($39). 
Lumayan ..sebenarnya lupa mau lihat Bread Maker titipan nyokap juga disana. Ya udahlah lain kali ajah. Oiya disini ngga ada Ovomaltine yang lagi ngetrend ituh, tapi ngga tau deh besok-besok ada apa ngga soalnya ngga ada sewaktu wiken ini saya kesana.
Hasil belanjaan total semua termasuk dagangan Ovomaltine (Coklat selai, wafer dan biskuit) ternyata ngga bikin saya kelebihan bagasi loh, kebetulan naik Lion Air juga yang maks bagasi 20 Kg dan total bagasi saya 15 Kg aja. Hebat deh padahal kayaknya udah berat bangetttt.

Kalau kamuh biasanya belanja apaan kalo ke 2 tempat ini? atau kalo ke Singapura deh,..kepo deh gw...hehehe siapa tau gitu bisa nyontek ide belanja. Lha belanja aja pake nyontek yak.



Disclaimer: This is not a paid article, I am not related to the owners of these businesses nor anything. The post is written solely based on my experience at the time. 


Follow my blog with Bloglovin

Read more »

Traveling Cows; New Look

Setelah hampir 4 tahun blog ini pake baju template yang itu-itu ajah, ya sejak domain sendiri ini dibeli, nah mumpung akhir-akhir ini lagi rajin ngeblog, akhirnya saya memutuskan untuk bikinin 'baju' baru. Browsing sana sini nyari template gratisan yang bisa diacak-acak sampe akhirnya nemu 2 alternatif template yang cukup saya suka dan kayaknya cocok:
Kalau pengen tau demo templatenya silakan diklik langsung dari image dibawah ini.

http://loveria-soratemplate.blogspot.com/
Loveria, by Sora Template.
http://rocket-soratemplates.blogspot.com/
Rocket demo, by Sora template
Saya emang lagi suka model layout e-magazine gitu, yang pake Slider image trus postingan-postingan disusun jejeran pake image dan ada sedikit snipet artikelnya. 

Makanya kedua pilihan itu semuanya mirip layoutnya. Beda di theme warna dan penempatan menu aja.

Yang pertama kali saya coba utak atik adalah template yang ngga termasuk dari 2 diatas,lupa namanya apa. Tapi begitu selesai di upload kok saya kurang suka karena ngga ada area buat image utama alias header image.
Lalu kemudian saya coba garap alternatif berikutnya; Rocket template.
Untuk template yang ini saya lumayan serius utak atik edit html-nya karena saya suka banget dengan layout dan theme warnanya.

Yang saya edit lumayan banyak, saya ganti ukuran font sama beberapa warna font-nya, trus yang paling susah itu ngedit html buat ngubah isi Author widget, yang sebenernya pengen saya hapus aja tapi pas diedit htmlnya buat ngapusin widget itu kok ya bolak balik error melulu. Kurang canggih nih emang ilmu coding html gw udah lama ngga kepake.

Travelingcow in Rocket template.
Trus saya tambahin juga html buat postingan Before dan Next yang pake title postingan. Yang agak lama juga adalah ngedit 2 image header/slider plus bikin logo ribbon baru. Abis kayaknya kalo icon 2 sapi kartun itu agak childish..hahaha. Tapi tetep dipake sih. Favicon juga ngga saya ganti, masih pake yang lama soalnya kalo pake yang model ribbon kekecilan buat jadi Favicon.

Logo ribbon barunya Traveling Cows

Favicon Traveling Cow
Saya juga nambah menu di navigasi, tadinya menu kita kan cuma ada 5 tuh; Home, About us, Baby Cow, Budget Travel store, Disclaimers.
Nah untuk template ini saya bikin lebih variasi, selain menu halaman yang sebelumnya udah ada, seperti About Us (diganti jadi Who We Are), Disclaimers dan Baby Cow, dengan tambahan menu ;

We Visited (udah kemana aja kita) dengan 8 sub menu terpisah semua benua utama yang udah kita datengin.
- Menu We love Indonesia juga kita buatin sub menu berdasarkan 8 pulau-pulau utama.
- Menu Fellow Travelers, halaman terpisah buat Blog list. Bagian ini jereng bener karena bolak balik nyoba import pake coding html dari widget Followers kok ya ngga bisa-bisa, walhasil jadinya super manual dong, satu persatu saya ketik.
- Menu We Love Good Food, Saya nambahin juga halaman ini yang isinya rekomendasi/postingan kita tentang tempat makan.
- Terakhir, saya bikin juga halaman Contact Us.

Jadi total ada 9 menu dan 16 Sub Menu, gimana gak jereng dah masukin masing-masing URL landing pages-nya ke template html-nya. Ngok dah pokoknya.
Udah dong itu semua ngabisin waktu 2 hari wiken dari Jumat malem sampe Minggu pagi, sampe mata berair gegara melototin kode html di dashboardnya Blogger. Btw, kalo pake WP tuh seribet ini juga ngga sih ngedit htmlnya?.

Sekitar 4 harian blog ini udah pake template Rocket, eh kok ya baru liat ada template Loveria di Sora Template juga.
Travelingcow in Loveria template.
Sebenernya saya lebih suka Loveria, karena lebih simpel dan ga banyak widget di sidebarnya. Tapi setelah saya coba upload ke blog ini kok jadinya berantakan?..apalagi sewaktu tes dilihat di iPad..wedew..berantakan banget, jadi males dan akhirnya balik lagi ke Rocket.

Untungnya udah saya saved sebelumnya file .XML nya. Jadi tinggal upload ulang aja. Abis itu saya utak atik dikit biar sidebar kiri agak lebaran dan sidebar kanan lebih kecilan. Sebenarnya template Rocket ini pun ada glitch-nya..yaitu kalo dibuka di iPad entah kenapa sidebar kanannya kok hitam semua, padahal udah ngecek bagian ini di dashboard edit html tapi belom ketemu salahnya dimana.

Akhirnya ya jadinya kayak sekarang ini :


 

Secara keseluruhan saya suka banget sama tampilan baju blog kita kali ini.
Dilihat dari trafiknya juga lumayan naik udah semingguan diganti, entah karena baru ganti baju ini ataukah hanya sesaat aja trendnya.

Gimana menurut pemirsah nih tampilan baru blog kita ini?. Klik Home aja yah kalo mau lihat keseluruhan.
Cucok gak? hehehe...

Follow my blog with Bloglovin
Read more »

Bogor Trip: Menginap di Bumi Tapos Resort


Yak, wiken kemaren kita sempet getaway lagi, kali ini barengan sama genk temen SMA saya; Ronnie - Shanty dan anak mereka; Raisya, Gerry - Titin dan anak mereka ; Darryl. Tujuannya menginap selain ke Bogor terus ke Kuntum Nurseries, juga semalam di Bumi Tapos Resort. Lokasinya itu di Ciawi, searah dengan kalau ke Jambuluwuk Ciawi, tapi ini terus aja masih sekitar 1 Km lagi dari situ. Bisa dilihat di Google Maps juga untuk Lokasi Bumi Tapos Resort.

Bangunan utama Bumi Tapos Resort.
Oiya Bumi Tapos Resort ini berada dalam grupnya Gumati, jadi ya sama lah kayak Bumi Gumati, Bumi Cikeas (keduanya sempet jadi pilihan kita, tapi setelah di survei Gerry langsung ke lokasi, secara harga kurang mendukung, lebih pas kalo perginya 4 keluarga karena villanya semua 4 kamar), Desa Gumati, Bukit Gumati dan Warung Gumati.

Promosi di websitenya sih bakal ada pemandangan gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango yah, tapi kayaknya sewaktu kita disana sih ngga keliatan tuh para gunung, lagi liburan juga kali yeh.
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Gadgets By Spice Up Your Blog